Sukses

Instagram Perketat Aturan Umur Pengguna

Liputan6.com, Jakarta - Instagram mengumumkan fitur baru untuk membuat platform berbagi foto dan video ini lebih aman untuk pengguna muda. Salah satunya adalah opsi memasukkan tanggal lahir saat ingin membuat akun Instagram.

Dengan cara ini, calon pengguna yang belum cukup umur tidak dapat membuat akun Instagram. Berdasarkan ketentuan yang berlaku di sejumlah negara, pengguna Instagram diharuskan berusia minimal 13 tahun.

"Mulai hari ini, Instagram akan menanyakan tanggal lahir pengguna, ketika mereka membuat akun di Instagram," tulis aplikasi milik Facebook itu dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Kamis (5/12/2019).

Dengan memberikan informasi tanggal lahir, Instagram juga akan dapat menghadirkan pengalaman lebih sesuai dengan umur pengguna.

Nantinya, tanggal ulang tahun pengguna tidak dapat dapat dilihat oleh orang lain di Instagram, tetapi pengguna dapat melihatnya di bagian informasi pribadi akun mereka.

Sementara pengguna yang menghubungkan akun Facebook ke akun Instagram, mereka dapat langsung menambahkan tanggal lahirnya. Kendati demikian, informasi ini tidak umum dan hanya dilihat pengguna dari pengaturan privasi dan informasi akun mereka di Instagram.

2 dari 2 halaman

Kontrol Direct Message

"Jika pengguna mengedit tanggal lahir di Facebook, tanggal lahir di Instagram juga akan berubah. Selain itu, apabila pengguna tidak memiliki akun Facebook atau tidak menghubungkan akun Facebook dengan Instagram, pengguna dapat menambahkan atau mengedit tanggal ulang tahun mereka langsung di Instagram," tulis Instagram lebih lanjut.

Selain itu, dalam beberapa bulan mendatang, Instagram akan memakai informasi tanggal ulang tahun pengguna untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal, seperti edukasi tentang kontrol akun dan rekomendasi pengaturan privasi bagi anak remaja.

Sebagai tambahan, Instagram nantinya juga akan memberi kontrol bagi pengguna untuk mengatur penerimaan Direct Message. Jadi, pengguna dapat mengatur siapa saja yang dapat mengirimkan pesan termasuk menambahkannya dalam sebuah percakapan grup.

"Semua pembaruan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Instagram dalam memastikan layanannya tetap menjadi tempat yang aman dan mendukung komunitas Instagram, khususnya bagi para pengguna muda," tulis media sosial milik Facebook ini.

(Dam/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Seruan Penolakan Omnibus Law di Media Sosial
Artikel Selanjutnya
Ketika Warganet Ramai-Ramai Menyerbu Akun Instagram Baru Putra Cristiano Ronaldo