Sukses

Bukan Pelat, Nokia Pilih Blok Aluminium Biar Smartphone Tahan Banting

Liputan6.com, Jakarta - Hampir semua orang mungkin tahu merek Nokia. Namun saat ini, belum banyak yang melirik vendor smartphone yang kini berada di bawah payung HMD Global tersebut.

Maklum, setelah sempat menghilang cukup lama di pasaran, banyak yang menganggap Nokia belum menawarkan sesuatu yang berbeda atau benefit lebih bila dibandingkan dengan smartphone kebanyakan.

Namun, hal itu ditampik Miranda Warokka selaku Head of Marketing HMD Indonesia saat berbincang dengan sejumlah media di bilangan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (9/4/2018).

"Biasanya kalau merek dari Eropa itu--salah satunya Nokia--keunggulannya tidak terlalu terlihat, harus dipegang dulu dan dirasakan lebih dalam," ujar Miranda.

Ia mengungkap, beberapa komitmen HMD Global melalui merek Nokia adalah mengutamakan integritas, kualitas, dan keamanan. Juga memfasilitasi semua kebutuhan pengguna di masa mendatang.

"Contoh yang paling menonjol dari sisi kualitas adalah Nokia merancang sejumlah smartphone dengan menggunakan blok aluminium alias logam utuh (bukan sekadar pelat). Jadi ketika digenggam terasa lebih berat, kokoh, dan desain unibody-nya pun solid," kata Miranda memaparkan.

Ia mengungkap salah satu seri smartphone Nokia yang mengusung build quality tersebut. "Nokia 6 adalah salah satu smartphone yang diperkuat dengan blok aluminium," tuturnya.

Untuk diketahui, selain Nokia 6, seri lain yang mengusung blok aluminium adalah Nokia 7, Nokia 7 Plus, dan Nokia 8.

2 dari 2 halaman

Lolos Uji Lengkung Tanpa Celah

Pengamat smartphone Lucky Sebastian di Jakarta, Senin (9/4/2018). Liputan6.com/Iskandar

Di lain kesempatan, pengamat smartphone Lucky Sebastian mengatakan, blok aluminium yang diusung Nokia bukan sekadar gimmick belaka.

"Blok aluminium membuat smartphone Nokia tahan terhadap benturan dan saat menjalani bend testing tidak ada lekukan sedikit pun. Berbeda dengan struktur bodi pelat logam yang rentan terhadap uji lengkung," ucap Lucky saat membedah salah satu seri smartphone Nokia.

Di samping itu, pria berkacamata itu melanjutkan, di dalam bodinya Nokia juga merancang cooling pipe panjang yang terbuat dari kuningan. Tujuannya untuk mengalirkan udara panas sehingga performa prosesor tetap stabil.

Lucky menyebut, smartphone Nokia dibangun dengan matang dan terstruktur guna membuat performa perangkat tak menurun saat diajak kerja berat.

"Peletakan komponen dan kabelnya pun tersusun dengan rapi sehingga apabila teknisi membongkar bodinya, terhindar dari risiko kerusakan," tutup Lucky.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading