Sukses

Red Hat Ungkap Tren Teknologi 2015 dan Jangka Panjang

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan solusi open source, Red Hat, kembali menggelar konferensi tahunan Red Hat Summit 2015. Melalui gelaran ini, Red Hat mengungkap megatren teknologi informasi (TI) yang berkembang pada tahun ini dan seterusnya dalam jangka panjang. 

Dalam keterangan tertulisnya Red Hat menjelaskan, perubahan mendasar tren tersebut terlihat dalam perekonomian dan cara bisnis yang dijalankan untuk saat ini. Di era pesatnya perkembangan informasi yang serba online dan didukung penuh oleh teknologi digital, perusahaan harus memikirkan pondasi operasional dan bergerak untuk membuat segalanya menjadi lebih cepat dan kompetitif.

Bisnis telah berevolusi dari sistem yang dibangun untuk meraih efisiensi menjadi sistem yang dibuat untuk inovasi, dimana alat yang paling berharga saat ini adalah informasi dan akses terhadap teknologi seperti perangkat cerdas.

Perusahaan yang telah berinovasi dan berevolusi dengan teknologi saat ini diakui telah meningkat dan menjadi salah satu perusahaan terbesar di industrinya masing-masing. Sebut saja Uber, Facebook dan Airbnb.

Dirk-Peter van Leeuwen, SVP dan GM Red Hat Asia Pasifik dan Jepang men-highlight tren-tren teknologi utama yang akan menjadi pusat perhatian dalam beberapa tahun ke depan.

Yang pertama adalah tren Digitalisasi. Pada dekade lalu, TI telah mengalami berbagai perubahan yang bergerak dari grid ke cloud, dari arsitektur yang berorientasi layanan ke microservices, dan dari virtualisasi mesin ke teknologi container.

Namun, transisi lain berlangsung secara diam-diam. Berbagai teknologi dan kekayaan intelektual yang ada semakin terekspos dalam software, dalam suatu tren yang disebut para analis industri sebagai digitalisasi.

Tren berikutnya adalah ‘Containerized’ IT, tren ini merupakan sebuah alternatif ringan dari virtualisasi mesin secara penuh yang mencakup penempatan aplikasi dalam sebuah container di lingkungan operasinya sendiri. Dalam lingkungan perusahaan saat ini, container telah mentransformasi TI dengan cepat dan menarik perhatian luar biasa karena keuntungan beragam yang diberikannya.

Selain itu, Dirk juga mengungkap bahwa Platform-as-a-Service (PaaS) akan menjadi salah satu tren yang akan disorot oleh pemerhati TI dalam beberapa tahun ke depan.

PaaS telah mendapatkan dukungan industri yang sangat kuat selama beberapa tahun belakangan. Namun, 2015 dapat menandai sebuah babak baru dalam sejarah PaaS yang dimana konsep containerization menjadi populer, dan dunia mengakui kelayakan arsitektur berbasis container ini. Kini perusahan beralih dari menanyakan tentang container sebagai bagian dari roadmap ke pertanyaan mengenai rincian implementasi.

Sebagai tambahan, perusahaan-perusahaan besar memanfaatkan tren konsumerisasi TI yang semakin meningkat dan perangkat bergerak yang tersebar luas, karena mereka memiliki tujuan untuk mengembangkan berbagai aplikasi guna meningkatkan produktivitas karyawan dan kepuasan pelanggan.

(jek/dew)