Review Film Street Fighter: Drama Persahabatan Ryu - Ken dengan Nuansa Komikal Kental

Street Fighter tak malu-malu menghadirkan elemen komikal, termasuk dalam pertarungan.

Diterbitkan 14 Oktober 2026, 18:36 WIB
Copy Link
Batalkan

Mampukah Ken dan Ryu menghadapi semua ini?

Drama Persahabatan Ryu - Ken

Berlatar tahun 1993 saat masa kejayaan game arcade Street Fighter II,  nuansa era ini hadir di film dalam dunia penuh warna yang meriah dan gegap gempita. Mulai dari gaya iklan dan musik-musik dari era ini, hingga penggunaan animasi 2D untuk menggambarkan adegan flashback. 

Film garapan Kitao Sakurai ini juga tak malu-malu menghadirkan elemen komikal. Mulai dari penampilan rambut jigrak Guile yang ikonis, hingga aneka mimik aneh dan cipratan ludah yang muncrat ke mana-mana saat menerima serangan.

Meskipun aslinya turnamen menjadi bagian besar dalam game, di versi film hal ini hanya tampil sekelebatan belaka. Pertarungan yang terjadi pun lebih banyak terjadi di luar arena, dan lebih menekankan gaya komikal dibandingkan duel yang intens dan realistis. Adapun sejumlah jurus ikonis dalam game ikut ditampilkan, mulai dari Hundred Hand Slap milik E Honda hingga Shoryuken dan Hadouken, yang menghadirkan nostalgia untuk penggemar.

Plotnya sendiri banyak menampilkan tentang drama persahabatan Ryu dan Ken, serta dinamika dan pergulatan batin masing-masing karakternya. Namun sekali lagi, jangan kira filmnya akan emosional, karena penekanan lebih banyak dari segi humor. Termasuk di dialog absurd yang mewarnai film berdurasi dua jam ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All