5CM REVOLUSI HATI Soroti Lokasi-Lokasi Eksotis Indonesia, Cast Sampai Gagal Move On

5CM: REVOLUSI HATI hadirkan lokasi eksotis dari Baluran hingga Pulau Menjangan. Simak cerita cast, tantangan syuting laut, dan pesona Indonesia!

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 19:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lokasi syuting 5CM: REVOLUSI HATI mencakup Taman Nasional Baluran, pantai-pantai Banyuwangi, Pulau Menjangan, hingga Lombok. Hal itu diungkap para cast dalam meet and greet filmnya di Indonesia Comic Con. Dalam kesempatan meet and greet tersebut hadir Roman King, Ali Fikry, Olivia Morrison, dan Bimasena. Setting film prekuel film 5CM produksi Soraya Intercine Films ini berpindah dari puncak Semeru ke laut, sekaligus mengingatkan penonton bahwa ujung timur Jawa punya banyak destinasi alam yang layak dijelajahi.

Film 5CM yang tayang pada 2012 dikenal lewat pendakian Gunung Semeru dan ditonton 2,4 juta orang di bioskop. Popularitasnya turut memperkuat nama Semeru sebagai salah satu destinasi pendakian yang dikenal masyarakat. Lewat 5CM: REVOLUSI HATI, Soraya Intercine Films membawa semesta cerita itu ke arah yang berbeda. Filmnya merupakan prekuel yang berfokus pada tahun terakhir Zafran di bangku SMP, dengan Roman King sebagai Zafran muda. Latarnya bergeser ke pesisir, laut, dan dunia bawah air Indonesia.

Menurut produser Sunil Soraya, pemilihan lokasi bukan sekadar mengejar pemandangan indah. Ia menegaskan bahwa unsur Indonesia, alam, dan persahabatan selalu hadir dalam cerita 5 cm, dan bahwa "ceritanya membutuhkan lokasi ini". Tim produksi juga sengaja mencari tempat yang masih alami dan belum banyak dijelajahi.

Dari Baluran Sampai Lombok

Menurut para pemain, syuting selama 20 hari berlangsung di Baluran, pantai-pantai Banyuwangi, Pulau Menjangan, dan Lombok. Pihak produksi awalnya merahasiakan lokasi dan sampai kini belum merinci titik-titik pastinya. Namun dalam dalam meet and greet di Indonesia Comic Con, Minggu (4/10) cast yang hadir menyebut beberapa nama lokasinya.

Taman Nasional Baluran dijuluki "Africa van Java" karena padang savananya yang luas. Luas kawasannya sekitar 25 ribu hektare, dengan banteng sebagai maskot. Dua ikon yang paling dikenal wisatawan adalah Savana Bekol dan Pantai Bama. Taman nasional ini berada di perbatasan Situbondo dan Banyuwangi. Dari Surabaya, perjalanan darat ke Baluran memakan waktu sekitar enam jam. Lokasinya berada di jalur yang menghubungkan Surabaya dengan Banyuwangi. Tempat ini sering dikunjungi saat musim kemarau karena rumput di Savana Bekol menguning dan suasananya semakin mirip padang savana Afrika.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Baluran keren banget. Kaya savanna. Saat kita beradegan di atas atas jeep rasanya keren dan bener-bener kaya di Afrika," ujar Roman King.

Halaman
Show All
Renisya Satya PutriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan