Dangdut Academy 8: Pelajaran Mental Bertanding dari Sari Sidrap

Kisah Sari Dangdut Academy 8 asal Sidrap yang menangis usai tampil terakhir jadi pelajaran soal mental bertanding, feel bernyanyi, dan percaya diri di atas pang

Diterbitkan 23 September 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Soimah bahkan menyebut ekspresi yang ditampilkan Sari terkesan dipaksakan, seperti anak kecil yang sedang berakting saat lomba. "Jadi kayak dipaksa, kayak anak mau lomba dipaksa sama emaknya dicubit gitu, 'ayo maju ayo maju' gitu," katanya. Selain soal ekspresi, Soimah juga mencatat adanya kendala di tempo lagu serta beberapa nada tinggi yang meleset saat dibawakan Sari.

Gilang Dirga mengingatkan bahwa setiap lagu memiliki isi dan makna yang harus disampaikan penyanyi kepada pendengarnya, sama seperti seorang komunikator yang harus memastikan pesannya sampai dan dipahami.

"Setiap lagu itu punya isi, punya makna, dan tugas dari penyanyi itu adalah menyampaikan isi atau makna tersebut, sampai ke hati dan juga telinga dari yang mendengar," jelas Gilang Dirga.

 

Lesti turut menekankan bahwa bernyanyi bukan sekadar melafalkan nada, melainkan juga menjiwai cerita di baliknya. "Nyanyi juga bukan cuma nyanyi, tetap harus dijiwai, karena seperti sering banget mother bilang, kalau kita nih penyanyi bercerita tapi pakai nada," ujar Lesti, sekaligus mengingatkan peserta lain di Top 42 untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diperjuangkan banyak orang di luar sana.

Selain soal teknik, para juri juga menyoroti pentingnya rasa percaya diri sebagai bekal utama peserta dalam menghadapi tekanan kompetisi. Wika Salim secara khusus memberikan semangat kepada Sari agar tidak berkecil hati.

"Kamu harus percaya diri dan kamu harus tahu kalau kamu tuh punya kemampuan, kamu tuh punya semua modalnya. Jadi jangan berkecil hati, jangan karena ngelihat teman-teman kamu yang lain itu bikin kamu jadi nggak percaya diri, masing-masing orang itu punya kelebihannya," pesan Wika Salim.

 

Ia menambahkan bahwa modal suara dan penampilan yang dimiliki Sari saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran akan kelebihan diri sendiri. "Tinggal gimana caranya kamu tahu kalau kamu juga punya kelebihan lain yang teman kamu nggak punya, itu yang harus kamu jaga dan harus kamu tunjukkan," tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Cinthya SeptavyTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan