Liputan6.com, Jakarta - Fricielda Prillea alias Ichel kembali menjalani proses hukum terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap Anrez Adelio. Ichel datang ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/8) untuk memenuhi panggilan penyidik.
Kedatangan Ichel didampingi kuasa hukumnya, Adlina Bakhri. Menurut Adlina, agenda tersebut berkaitan dengan persiapan pemeriksaan psikiatri forensik sebagai bagian dari proses hukum yang masih berjalan. "Oh iya, sebuah konfirmasi klien kami dalam persiapan psikiatri forensik," ujar Adlina Bakhri saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dalam pemeriksaan kali ini, Ichel diminta kembali menceritakan rangkaian peristiwa yang menjadi bagian dari laporan. Ia mengatakan agenda yang dijalaninya berupa wawancara mengenai kasus yang dilaporkannya. "Kalau tadi sih hari ini agendanya baru wawancara aja terkait kasus pertama, jadi aku menceritakan kronologi lagi bagaimana dari awal hamil sampai sekarang ini, gitu," kata Ichel.
Ichel mengaku harus kembali mengingat perjalanan kasus tersebut dari awal kehamilan hingga kondisi dirinya saat ini. Meski begitu, ia bersyukur proses hukum yang ditempuhnya masih terus berjalan dan belum berhenti.
"Kalau dari saya pribadi sih sebenarnya ini udah capek banget ya. Maksudnya, udah masa-masa aku tuh mengurus bayi gitu. Cuman, alhamdulillah kasus ini ternyata masih berjalan dan masih dilanjuti. Artinya kan masih ada yang harus diselidiki, atau masih ada yang harus dikuliti lagi," tuturnya.
Â
Masih Ada Beberapa Agenda Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323628/original/028411800_1786624091-23131.jpg)
Menurut Ichel, pemeriksaan di RS Polri tersebut bukan menjadi pertemuan terakhir. Ia menyebut masih akan ada sejumlah agenda lanjutan yang harus dijalaninya berkaitan dengan proses hukum tersebut. "Ya kalau pertemuan ini kan baru sekali. Nanti akan ada pertemuan-pertemuan berikutnya sih," ujarnya.
Adlina kemudian menjelaskan bahwa rangkaian pemeriksaan tersebut tidak hanya melibatkan Ichel. Pihaknya juga berencana menghadirkan sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga yang mengetahui kondisi Ichel selama menghadapi persoalan tersebut.
"Jadi saya jelaskan, adanya kami di sini untuk memenuhi panggilan yang di mana ada 14 kali pertemuan, yang di mana kami akan mendatangkan saksi-saksi dari Ichel, lalu ada juga pasti juga dari pihak keluarga yang melihat langsung secara psikologi dari klien," kata Adlina.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508305/original/058280500_1626082223-Oksigen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323627/original/036420800_1786624090-23112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320484/original/031136200_1786351834-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_11.35.45_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317058/original/059569500_1786001990-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_08.55.57_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323500/original/057471500_1786616234-RobbiAidilMuttaqin1200.jpg)