Tya Ariestya Ajarkan Anak Sulung Berwirausaha Sejak Dini, Mulai dari Jasa Painting

Tya Ariestya mengajarkan Kanaka menghargai uang lewat usaha jasa painting, sekaligus belajar menghitung modal, pemasukan, dan pengeluaran.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 15:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tya Ariestya ajarkan anaknya, Kanaka, nilai uang melalui wirausaha kerajinan tangan.
  • Kanaka menjual jasa painting cover casing dan tumbler, awalnya Rp25.000.
  • Tya menjadi pelanggan pertama untuk mengajari Kanaka tentang modal dan keuntungan.

Liputan6.com, Jakarta - Artis Tya Ariestya memiliki cara unik dalam mendidik anak sulungnya, Muhammad Kanaka Ratinggang mengenai nilai uang. Ia mulai mengajarkan sang putra untuk berwirausaha dengan memanfaatkan kreativitasnya membuat kerajinan tangan.

"Kanaka itu jasa painting ini cover casing gitu. Oke, jadi terus habis itu juga tumbler gitu jadi dia modal pakai pilox terus dia bikin. Nah jasanya itu dibayar awalnya 25.000," ujar Tya Ariestya saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (11/08/2026).

Tya Lihat Peluang dari Hobi Kanaka

Kegiatan ini bermula dari hobi Kanaka yang senang bermain cat pilox untuk mewarnai berbagai benda. Tya melihat peluang ini sebagai sarana belajar menghitung modal dan keuntungan bagi sang anak.

"Tapi ternyata enggak nutup buat beli pilox-nya lagi akhirnya naik jadi 50.000. Iya coba kita bikin usaha nih biar dia kreatif. Jadi sebenarnya awalnya itu kan kita beli pilox dia pakai uang dia sendiri," ucap Tya Ariestya.

Ibu dua anak ini menjelaskan bahwa dirinya sengaja memposisikan diri sebagai pelanggan pertama. Ia ingin Kanaka mengerti alur perputaran uang dari modal yang dikeluarkan hingga hasil yang didapatkan.

"Jadi aku tuh ngasih tahu, 'Kak tadi beli pilox berapa?' gitu. 'Oh 15 ribu'. 'Oh ya udah itu artinya modal kamu tuh Kak. Modalnya segitu'. Oh ya sudah Kakak coba saja bikin. Jadi sebenarnya bukan bisnis buat dapat duit tapi lebih ke belajar ngitung nih," kata Tya Ariestya.

Harapan Tya Ariestya terhadap Kanaka dalam Melihat Uang

Tya berharap dengan metode ini, Kanaka bisa lebih menghargai setiap rupiah yang ia miliki. Baginya, pendidikan ekonomi dasar sangat penting diberikan agar anak tidak menganggap mencari uang adalah hal yang mudah.

"Pemasukan sama pengeluarannya diajarin ya. Iya biar tau biar kayak dilatih sedikit demi sedikit gitu. Biar lebih menghargai uang saja sih gitu. Jadi kayak jangan menganggap uang kayak gampang gimana-gimana jadi dia harus tahu gimana mana yang perlu dikeluarkan mana yang tidak perlu," pungkas Tya Ariestya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

9 Rekomendasi Film Anime untuk Orang yang Benci Anime, Cerita Sederhana tetapi Tinggalkan Kesan Mendalam

Febi Anindya KiranaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan