- The Changcuters sukses tur di Inggris dan rilis album "WOW MA" pada 2026.
- Mereka konsisten menjaga identitas musik garage rock selama lebih dari 20 tahun.
- The Changcuters dinyatakan bebas dari semua dakwaan di DCDC Pengadilan Musik.
Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan panjang The Changcuters selama lebih dari dua dekade di industri musik Indonesia menjadi sorotan dalam DCDC Pengadilan Musik edisi ke-65. Grup rock and roll asal Bandung itu "diadili" dalam acara yang digelar di Yess Café Bandung, Rabu (29/7/2026).
Salah satu pencapaian yang dibahas adalah keberhasilan Tria dan kawan-kawan menggelar tur di tiga kota besar di Inggris, yakni Newcastle, Edinburgh, dan London pada April 2026. Momen tersebut dianggap sebagai perwujudan mimpi yang pernah mereka nyanyikan dalam lagu-lagu sejak awal berkarir.
Agus Danny Hartono selaku perwakilan DCDC menilai The Changcuters berhasil mempertahankan identitas musiknya di tengah perubahan industri yang terus berkembang.
"The Changcuters adalah contoh bahwa sebuah band bisa terus berkembang tanpa harus meninggalkan jati dirinya. Tahun ini mereka juga menorehkan pencapaian penting dengan tampil di tiga kota di Inggris sekaligus merilis album WOW MA," ujar Danny.
Â
Nama The Changcuters
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312030/original/048967500_1785476709-FOTO_7_-_Setelah_bebas_dari_dakwaan__The_Changcuters_membawakan_beberapa_lagu_di_atas_panggung_DCDC_Pengadilan_Musik.jpg)
Dalam acara bernuansa persidangan yang dikemas santai dan penuh humor itu, para personel juga mengungkap cerita di balik nama The Changcuters. Sang vokalis, Tria, menyebut nama tersebut lahir dari sebuah momen penting yang hingga kini masih menjadi pengingat bagi seluruh personel.
"Nama The Changcuters bukan terinspirasi dari arti katanya. Tapi karena ada sebuah momen yang sangat monumental buat kami. Momen itu membekas sampai sekarang dan menjadi pengingat bagi kami berlima," ujar Tria.Â
Citra Rock and Roll
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312031/original/037184100_1785476710-FOTO_3_-_DCDC_Pengadilan_Musik_edisi_65.jpg)
Selain itu, The Changcuters berbagi pandangan mengenai konsistensi mereka mengusung musik garage rock sejak awal karier. Menurut Tria, citra rock and roll yang identik dengan kesan liar justru dibangun melalui kerja keras dan keseriusan di balik layar.
"Saya meyakini bahwa siapa pun band besar yang beraliran rock, di belakangnya mereka sangat serius, kita bisa lihat dari band besar dan legendaris The Beatles. Rock and roll yang manggung dengan image ugal-ugalan itu ya cuma penampilannya saja. Di belakangnya, sebenarnya ada banyak kerja keras dan kreativitas. Itu juga yang jadi salah satu benteng atau pondasi kami selama ini," tegas Tria.
Persidangan turut mengulas album terbaru mereka, "WOW MA", yang dirilis pada 17 Juni 2026. Tria dan Erick menjelaskan bahwa judul album berasal dari seruan yang sering mereka gunakan sebagai penyemangat sebelum naik ke atas panggung.
The Changcuters Mewarnai Industri Musik Indonesia
Di akhir sidang, panitera Yoga PHB memberikan apresiasi atas kontribusi The Changcuters dalam mewarnai industri musik Indonesia. Ia menilai band pelantun "Racun Dunia" itu tetap mampu menjaga identitas dan energi berkarya meski telah eksis lebih dari 20 tahun.
Sidang kemudian ditutup oleh Hakim Ketua Denny Chandra yang membacakan putusan akhir. Setelah mendengarkan seluruh keterangan, The Changcuters dinyatakan bebas dari seluruh dakwaan dalam DCDC Pengadilan Musik.
"Terdakwa The Changcuters dinyatakan bebas dari seluruh dakwaan," pungkas Denny Chandra.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311975/original/026307100_1785471706-Screenshot_2026-07-31_103854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312032/original/067981600_1785476710-FOTO_1_-_DCDC_Pengadilan_Musik_edisi_65_menghadirkan__terdakwa__The_Changcuters_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4336295/original/083294900_1677223949-ilustrasi_pemerkosaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312084/original/004449400_1785479440-email-attachment_2026_07_31_fira-alfi-syahrin_teror-buaya-situ-habibie-sukabumi-makin-ganas-puluhan-ternak-diterkam-dua-warga-turut-jadi-korban_410936.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312016/original/080490500_1785475880-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_12.29.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291383/original/052066600_1783529280-1000578809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520864/original/080524300_1782448478-1000568314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311942/original/073282400_1785469127-1000086973.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311969/original/051557200_1785470990-20260731_093522.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8987637/original/034103100_1782988884-1000574151.jpg)