Pihak Ruben Onsu Soroti Narasi Rumah Dilelang, Pengacara: Jangan Jadikan Itu Framing!

Pihak Ruben Onsu selama ini merasa menjadi sasaran tembak.

Diterbitkan 29 Juli 2026, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pihak Ruben Onsu merasa keberatan dengan berbagai tudingan miring yang menyudutkan dirinya belakangan ini. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben meminta pihak-pihak tertentu tak menggunakan isu pelelangan rumah untuk menjatuhkan kredibilitasnya.

"Nah, menanggapi pernyataan si S yang mengatakan rumah ini mau dilelang, ya... 'Ini maaf rumah mau dilelang kan belum melakukan pembayaran', gitu. Ruben bilang, karena kasihan dengan anak-anak kalau rumah dilelang, Ruben bilang: 'Kenapa kasihan? Banknya maunya lunasin tunggakan yang 5 bulan.' Jadi tunggakannya 5 bulan," ujar Minola di Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Minola menyebut Ruben sebenarnya telah menunjukkan itikad baik dengan melakukan pembayaran angsuran untuk menutupi tunggakan tersebut. Namun, upayanya ini seolah tidak dihargai dan ia tetap mendapatkan tekanan dengan narasi penyitaan rumah.

"Aku bayar 4 bulan.' Jadi tunggakan 5 bulan, Ruben baru bayar 4 bulan, tinggal 1 bulan lagi yang belum dibayarkan. Tapi dia sudah mulai menekan dan mem-pressured Ruben dengan kata-kata 'lelang-lelang' tadi itu," ungkap Minola.

Menurut Minola, aneh jika ada pihak yang mengaku tahu soal rencana lelang tapi tetap bertanya berulang kali soal durasi tunggakan. Menurutnya, apabila benar-benar mendapat surat resmi dari bank, informasi teknis seperti itu seharusnya sudah diketahui dengan pasti.

"Nah, dia ditanya lagi, 'Berapa tunggakannya? Sudah nunggak berapa lama?' Sudah dijelaskan di atas, masih bertanya lagi. Dan kalau memang dia tahu bahwa rumah itu akan dilelang berdasarkan pemberitahuan resmi dari pihak bank, harusnya dia tahu dong bagaimana posisi kredit atas rumah tersebut," tuturnya.

Merasa Jadi Sasaran Tembak

Pihak Ruben merasa selama ini ia telah menjadi sasaran tembak dari berbagai isu yang sengaja dihembuskan ke publik. Mulai dari masalah metafisika hingga nafkah, Ruben merasa harga dirinya sebagai seorang ayah terus diinjak-injak.

"Jadi maksudnya janganlah kita artinya itu memakai framing itu untuk menjatuhkan, memojokkan Ruben Onsu sebagai seorang ayah yang kerinduannya hanya berkumpul selama 3 hari dalam satu minggu. Tapi kenapa kok kemudian dia ditembaki dengan banyak hal gitu dari awal? Terkait masalah Ciong-nya, terkait masalah uang nafkahnya tidak dihargai dibilang kecil, ya nggak butuh anjing gitu misalnya," tegas Minola.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Isu kepindahan Sarwendah pun kini menjadi sorotan baru yang dikaitkan dengan ketakutan akan debt collector. Padahal, Ruben melihat kepindahan tersebut mungkin terjadi karena rumah lamanya kini terlalu sering menjadi lokasi konten media sosial. "Sekarang juga seperti itu. Dia pindah karena mungkin rumah itu sudah menjadi sorotan, dipakai Live TikTok dan menjadi suatu perdebatan. Dibilang tidak mau di rumah itu karena takut mau dilelang, takut ada debt collector," imbuhnya.

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan