Review Film Disclosure Day: Steven Spielberg Bermain dalam Filosofi dan Magis Sci-Fi

Sebagai film, Disclosure Day yang dibintangi Emily Blunt terasa berbobot sekaligus ringan secara bersamaan.

Diterbitkan 10 Juni 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berbobot, tapi Sekaligus Ringan

 

Siapkah manusia menerimanya? Apakah publik punya hak mengetahui rahasia sebesar ini, atau perlu lembaga yang menjadi "polisi" yang mengaturnya? Kalaupun ada pihak yang mengatur hal ini, kepentingan siapa yang mereka bela?

Tak cuma diskursus di ranah etika, disentuh pula wilayah agama, tentang Tuhan dan ciptaan-Nya. 

Meski porsi pertanyaan-pertanyaan filosofis ini cukup banyak dalam film, tapi Disclosure Day tetap bisa menghibur dengan selipan humor. Rasanya, mudah untuk terhibur melihat kelakuan impulsif Margaret yang terasa komikal. Dari caranya lolos dari tilang polisi, hingga menyiasati penjagaan standar militer yang ketat. Acungan jempol patut diberikan pada Emily Blunt, comedic timing-nya terasa pas dan tangkas. 

Cerita juga memberi ruang untuk aksi laga tipis-tipis dan adu akal antara kedua belah pihak, sehingga tetap menghadirkan ketegangan yang membuat penonton terpaku di tempat duduk. 

Teknologi yang Magis

Jangan terlalu berharap penjelasan teknis dan ruwet yang "ngilmiah" tentang berbagai keajaiban teknologi yang diperlihatkan para karakternya dalam film ini. Sejumlah petunjuk dijelaskan selintas, dengan bahasa ala kadarnya.

Sejumlah teknologi dan kemampuan dari luar angkasa yang ditampilkan pun diperlakukan layaknya menghadirkan hal magis atau ajaib. Mulai dari bisa memanipulasi pikiran hingga menghasilkan energi. 

Akhirnya, sebuah pertanyaan muncul lewat karakter Daniel dan Margaret. Apakah keseimbangan empati dan logika manusia yang berjalan bersama, bisa menjadi jawaban atas kekacauan dunia?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan