Musisi Malaysia Amir Jahari Gelar Showcase Sebuah Puisi di Jakarta, Siap Masuki Era Baru

Amir Jahari mengungkap perubahan besar yang akan ia lakukan.

Diterbitkan 10 April 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Musisi Malaysia Amir Jahari gelar showcase "Sebuah Puisi" di Jakarta, menandai era baru musiknya.
  • Ia menyuguhkan lagu-lagu menyentuh hati, termasuk kritik stigma negatif penampilan, hingga meneteskan air mata.
  • Indonesia dipilih karena kedekatan budaya dan apresiasi seni, akan lanjut ke 5 kota lain.

Liputan6.com, Jakarta - Musisi asal Negeri Jiran Malaysia, Amir Jahari, menggelar showcase bertajuk "Sebuah Puisi" di Kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2026). Showcase ini sekaligus menjadi penanda akan dimulainya era baru bagi musikalitas Amir, pada album berikutnya.

Dalam showcase itu Amir Jahari menyuguhkan repertoar menyentuh hati, yang mewakili perasaan para pendengar. Sebut saja lagu "Ingin Pulang" serta "Aku Rindu", yang mengisahkan tentang kerinduan seseorang.

"Alhamdulillah saya sudah punya tiga tur. Ini tur Puisi yang Terakhir dari album ketiga. Setelah ini era baru, tidak ada akustik lagi. Sudah 16 tahun saya pegang gitar akustik, sudah bosan. Jadi album keempat saya putuskan pakai gitar elektrik," kata Amir Jahari.

"Kalau lagu 'Ingin Pulang' saya buat sebenarnya, lagu balik kampung rindu emak, rindu masakan emak. Dan lagu "Aku Rindu" juga tentang kerinduan kepada Baginda Rasulullah," Amir menjelaskan tentang lagu yang dibawakan.

Tak sampai di situ. Penonton yang hadir juga dimanjakan dengan lagu-lagu seperti "Sebuah Puisi" yang menjadi tajuk showcase, hingga "Hasrat" yang sempat viral dan didapuk sebagai original soundtrack film "Imaginur".

 

Sempat Menitikkan Air Mata

Amir juga sempat menitikkan air mata saat membawakan lagu yang mengkritik stigma negatif terhadap penampilan seseorang. Ia berpesan untuk saling menghargai dan tidak mudah menghakimi sesama hanya dari luarnya saja.

"Lagu berikutnya jangan menilai seseorang don't judge the book by its cover, judulnya 'Aku Juga Manusia'. Lagu ini agak emosional buat saya karena awal saya di industri banyak dikritik, karena saya tidak seperti artis kebanyakan. Jadi saya bikin lagu itu," ucapnya sambil berkaca-kaca.

Alasan Tur ke Indonesia

Bukan tanpa alasan Amir Jahari memilih Indonesia sebagai destinasi tur kali ini. Selain kedekatan budaya yang sangat kuat, Amir mengaku tumbuh dengan mendengarkan karya band di Indonesia seperti Dewa19, Padi, hingga Nidji.

"Saya sejujurnya dibesarkan dengan lagu-lagu Indonesia. Jadi saya banyak mendengar D'Masiv, Nidji, Dewa 19, Padi, dan sebagainya. Jadi saya rasa Indonesia ini sangat dekat dengan hati saya sebab bahasa di sini lebih kurang sama. Yang kedua, apresiasi seni di sini lebih tinggi," jelasnya.

Kota yang Akan Dikunjungi

Setelah Jakarta, Amir juga dijadwalkan melanjutkan turnya di beberapa kota di Indonesia. Ia berharap karya-karyanya dapat diterima dan meresap ke sanubari pendengarnya.

"Saya harap, mereka yang mendengarkan karya saya dapat manfaat. Saya tidak masalah berapa orang yang dengar, asalkan sampai ke hati pendengar. Doakan perjalanan kami, selanjutnya Bogor, Bandung, Semarang, Solo, dan Jogja," pungkas Amir Jahari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Adrian Khalif Sebut Kolaborasi dengan Rizky Febian Jadi Salah Satu Impian Kariernya

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan