Temuan Cairan dalam Botol jadi Petunjuk Kasus Pria Meninggal di GBK

Cairan tersebut kini diperiksa di laboratorium forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Diterbitkan 13 September 2026, 14:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi temukan botol cairan mencurigakan di lokasi kematian pria di GBK.
  • Cairan diperiksa labfor; korban sempat unggah pesan indikasi bunuh diri.
  • Korban ditemukan tak bernyawa di Pintu 10 GBK, dipastikan meninggal tim medis.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menemukan sebuah botol berisi cairan yang dicurigai berkaitan dengan kematian seorang pria di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Cairan tersebut kini diperiksa di laboratorium forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Barang bukti berupa cairan dalam botol yang dicurigai menyebabkan kematian," jelas Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo saat dihubungi wartawan, Minggu (13/9/2026).

Dhimas mengatakan pemeriksaan terhadap cairan tersebut masih berlangsung untuk mengetahui kandungan dan kaitannya dengan kematian korban.

"Sedang diperiksa di laboratorium forensik," sambung Dhimas.

Sebelumnya, pria ditemukan meninggal dunia di kawasan GBK. Sebelum ditemukan, korban diketahui sempat mengunggah pesan di media sosial yang mengindikasikan keinginan mengakhiri hidup.

Dhimas mengatakan peristiwa tersebut diketahui setelah teman korban yang berada di kawasan GBK melihat unggahan korban di Instagram.

Tidak lama kemudian, teman korban menerima sinyal SOS melalui fitur pada perangkat Xiaomi yang menunjukkan lokasi korban.

"Setelah membaca, kemudian saksi 1 (teman korban) mendapat kiriman SOS melalui aplikasi atau Fitur Jam Xiaomi terkait lokasi korban," kata Dhimas dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Saksi kemudian mencari korban berdasarkan lokasi yang ditunjukkan sinyal tersebut. Namun, pencarian awal belum menemukan keberadaan korban.

Teman korban lalu meminta bantuan petugas keamanan di Pintu 5 GBK. Petugas tersebut kemudian menjadi saksi kedua dalam peristiwa itu.

 

Kondisi Korban saat Meninggal

Pencarian kembali dilakukan dengan melibatkan petugas keamanan lainnya. Saksi 2 kemudian meminta bantuan saksi 3, yang juga merupakan petugas keamanan, untuk menyisir kawasan GBK.

"Saksi 3 kemudian mencari korban di sekitaran GBK dan tidak lama kemudian saksi 3 menemukan korban tergeletak dengan posisi terlentang di dekat pohon di pintu 10 dalam plaza utara," ungkapnya.

Petugas keamanan kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Tanah Abang.

Anggota Reskrim Polsek Tanah Abang mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tim medis yang melakukan pemeriksaan juga memastikan korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Dari hasil pemeriksaan saksi 4 tim medis bahwa korban tidak ada denyut nadi dan detak jantung, atas penemuan tersebut selanjutnya piket Reskrim menghubungi palang hitam. Dan korban dibawa ke RSCM," kata Dhimas.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6