Sanggar Tari Natya Lakshita telah menarik minat kalangan remaja dan pencinta seni tari sejak didirikan, tak sedikit mereka yang belajar dan berdiskusi tentang kesenian tersebut.
Salah Satu Ruangan Dipenuhi Foto Dokumentasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474486/original/093886000_1768479275-Dokumentasi_foto-foto_lawas_Didik_Nini_Thowok_saat_Berkesenian.png)
Salah satu ruangan di rumah Didik Nini Thowok dipenuhi dengan foto dokumentasi yang menggambarkan perjalanan kariernya di dunia seni. Dinding-dinding ruangan tersebut dihiasi dengan pigura-pigura kayu yang berisi gambar dan foto, dan merekam berbagai momen penting selama ia terjun di dunia seni.
Koleksi foto ini mencakup berbagai pertunjukan yang telah ia lakukan, baik di dalam maupun luar negeri. Keberadaan koleksi ini memberikan gambaran semangat tentang kontribusinya terhadap seni pertunjukan di Indonesia.
Foto-foto tersebut memperlihatkan evolusi gaya tari Didik Nini Thowok, kolaborasinya dengan berbagai seniman, serta momen-momen penting dalam kariernya yang membentang dari tahun 1980-an hingga saat ini.Â
Ada Ruangan Khusus Tempat Plakat dan Piagam Penghargaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474487/original/032908400_1768479276-Ruangan_Khusus_Tempat_Plakat_dan_Piagam_Penghargaan.png)
Didik Nini Thowok memiliki ruangan khusus yang didedikasikan untuk menyimpan plakat dan piagam penghargaan yang telah ia terima sepanjang kariernya.
Dinding ruangan ini dipenuhi dengan foto-foto piagam yang dibingkai, sebagai bukti apresiasi publik terhadap jerih payahnya. Penghargaan ini berasal dari berbagai institusi dan acara, baik nasional maupun internasional.Â
Salah satunya adalah dirinya pernah menerima penghargaan Akademi Jakarta 2022 atas kegigihannya memperjuangkan perdamaian dan diskursus identitas melalui seni.Â
Ratusan Sandal Jadi Hiasan Dinding
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474488/original/073274500_1768479276-Ratusan_Sandal_Sebagai_Hiasan_Dinding_di_Rumah_Didik_Nini_Thowok.png)
Sebuah koleksi unik yang menghiasi dinding rumah Didik Nini Thowok adalah ratusan sandal karet. Sandal-sandal ini dipajang sebagai hiasan dan menunjukkan sisi kreatif dalam mengapresiasi benda sehari-hari.
Didik Nini Thowok telah lama mengumpulkan sandal-sandal tersebut yang kemudian ia tata menjadi bagian dari dekorasi rumahnya saat masa pandemi Covid-19. Koleksi sandal ini menarik perhatian karena jumlahnya yang banyak, serta cara penataannya yang artistik.Â
Buku Baru Karya Didik Nini Thowok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474489/original/012406800_1768479277-Buku_Baru_Didik_Nini_Thowok.png)
Didik Nini Thowok akan meluncurkan buku baru berjudul "Tubuh Kreatif Sang Maestro" pada tahun 2025. Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari teman-teman Didik Nini Thowok, baik dari dalam maupun luar negeri, yang mengisahkan pandangan mereka tentang perjalanan berkesenian sang maestro.Â
Buku ini secara umum menggambarkan perspektif yang beragam mengenai Didik Nini Thowok sebagai seniman, koreografer, dan budayawan.
Kontribusi dari berbagai penulis, termasuk dari mancanegara, menunjukkan jangkauan pengaruh Didik Nini Thowok yang luas di kancah seni internasional.Â
Perpustakaan dengan Koleksi Langka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474490/original/050673800_1768479277-Perpustakaan_Didik_Nini_Thowok.png)
Rumah Didik Nini Thowok juga dilengkapi dengan perpustakaan yang menyimpan berbagai koleksi buku. Koleksi ini mencakup berbagai jenis literatur, termasuk buku-buku yang berkaitan dengan seni tari, budaya, dan sejarah.Â
Keberadaan perpustakaan ini menunjukkan minat Didik Nini Thowok terhadap pengetahuan dan dokumentasi, yang menjadi bagian integral dari perjalanan artistiknya.
Salah satu yang menarik adalah skrip film lawas saat dirinya bermain film bersama Rano Karno. Selain itu ada juga koleksi Serat Centhini yang menceritakan kisah serta kelokalan masyarakat Jawa tempo dulu.
Koleksi Wayang sampai Topeng dari Berbagai Negara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474491/original/008069300_1768479278-Koleksi_Wayang_Didik_Nini_Thowok.png)
Didik Nini Thowok memiliki koleksi topeng yang berjumlah ratusan buah. Koleksi ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan negara-negara lain. Koleksi ini mencakup topeng tradisional hingga topeng modern, termasuk topeng dari beberapa negara salah satunya India.
Koleksi topeng ini disusun berdasarkan tema dan penataannya dapat berubah setiap bulannya. Koleksi ini menjadi andalannya sebagai maestro tari serta topeng.
Terdapat Koleksi Busana Bordir Sampai Kimono Asli Jepang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474492/original/047661300_1768479278-Koleksi_busana_bordir_Didik_Nini_Thowok.png)
Selain topeng, Didik Nini Thowok juga mengoleksi berbagai busana dan kostum tari yang ia gunakan dalam pertunjukannya. Koleksi ini mencerminkan keragaman gaya dan pengaruh budaya yang ia serap selama berkarier.
Selain berfungsi sebagai properti panggung, beberapa di antaranya juga sebagai artefak yang merekam perjalanan artistiknya, seperti yang ditemukan pada busana kimono yang dianggap "sakral" sebagai pemberian orang Jepang. Ini karena ia menjaga betul kondisinya agar tetap baik.
Â
Asal Usul Nama Didik Nini Thowok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474493/original/088032900_1768479278-Asal_Usul_Didik_Nini_Thowok.png)
Di kesempatan itu, Irfan sempat bertanya mengenai nama asli Didik Nini Thowok. Disebutkan bahwa nama panggung "Didik Nini Thowok" memiliki asal usul yang erat kaitannya dengan karya tari yang ia ciptakan dan populerkan.
Nama aslinya adalah Didik Hadiprayitno, yang sebelumnya bernama Kwee Tjoen An. Nama "Nini Thowok" diambil dari sebuah tarian dwimuka yang ia ciptakan saat masih berkuliah di Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Yogyakarta.
Tarian dwimuka tersebut menjadi karya ikonik yang begitu sukses, sehingga nama "Nini Thowok" melekat pada dirinya dan menjadi nama panggung yang dikenal luas. Tarian ini menampilkan dua karakter wajah sekaligus dengan menggunakan topeng depan belakang, sebuah konsep yang unik dan menjadi ciri khas Didik Nini Thowok.Â
 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Siapa nama asli Didik Nini Thowok?
A: Nama asli Didik Nini Thowok adalah Didik Hadiprayitno, yang sebelumnya bernama Kwee Tjoen An.
Q: Kapan Didik Nini Thowok mendirikan sanggar tarinya?
A: Didik Nini Thowok mendirikan Sanggar Tari Natya Lakshita pada tahun 1980 an.
Q: Berapa banyak topeng yang dikoleksi Didik Nini Thowok?
A: Didik Nini Thowok mengoleksi lebih dari ratusan buah topeng dari berbagai daerah dan negara.
Q: Apa judul buku baru Didik Nini Thowok yang baru?
A: Buku baru Didik Nini Thowok berjudul 'Tubuh Kreatif Sang Maestro' dan akan diluncurkan pada tahun 2025.
Q: Mengapa rumah Didik Nini Thowok disebut 'rumah koleksi' dan bukan museum?
A: Didik Nini Thowok enggan menyebut rumahnya sebagai museum karena ia merasa kesan museum itu tua, sementara 'rumah koleksi' terdengar lebih akrab.
Â
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474427/original/070147700_1768476666-Screenshot__16651_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289852/original/029754300_1783415989-Kue_Kipo_Kotagede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289736/original/056646100_1783414299-farhan-abas-cm6shnIfdp4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289729/original/001973700_1783413883-IMG_20260707_123810__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289063/original/011096200_1783390641-WhatsApp_Image_2026-07-06_at_21.39.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288068/original/034219000_1783297444-terseret_ombak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569120/original/043034100_1777431612-newsCover_2026_4_29_1777417857031-mwcnwf__1_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9138574/original/057462700_1783075991-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_16.29.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8964278/original/023515400_1782977806-8puea5od.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8730876/original/077754000_1782817723-1000002927.jpg)