Fakta Piper Rockelle Eks Influencer Cilik: Dulu Buat Video Slime, Kini Bikin Konten Dewasa di OnlyFans

Ini bukanlah kontroversi pertama yang membelit Piper Rockelle. Sebelum bergabung dengan OnlyFans, ia sudah menjadi sorotan sejak usia belia.

Diterbitkan 07 Januari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Salah satu yang disorot adalah saat para influencer muda direkayasa menjadi pasangan atau memiliki hubungan romantis, bahkan saat orang tua mereka menganggap mereka terlalu muda untuk konten tersebut.

Tiffany Smith juga dituduh mencoba mencium Raegan dan melakukan pelecehan seksual terhadap Sophie, Claire, dan Reese. Gugatan ini berakhir pada Oktober 2024 dengan ganti rugi sebesar US$1,85 juta yang disepakati dengan semua pihak.

Pernyataan Piper Rockelle

April 2025, Netflix merilis Bad Influence: The Dark Side of Kidfluencing, yang mengangkat fenomena ini. Dalam dokumenter ini, sejumlah sosok yang terlibat dalam The Squad menyuarakan keprihatinannya pada Piper yang tak bisa keluar dari apa yang selama ini ia jalani bersama sang ibu. 

Namun dalam pernyataannya di video media sosial tentang hengkangnya para anggota The Squad, Piper merasa tak ada yang salah dengan konten yang dibuat bersama sang ibu.

“Mereka selalu menyalahkan tempat atau lingkungan yang toksik. Padahal sebenarnya tidak... Kami semua benar-benar berteman baik dan kami bersenang-senang melakukannya," kata dia dalam video itu. 

Dalam pernyataan lain yang disampaikan kepada People setelah gugatan ditutup, Piper mengaku pengalaman berurusan dengan hukum ini sangat menyakitkan. "Syukurlah ada keluarga saya. Dan syukurlah ini akhirnya berakhir," kata dia. 

Piper Rockelle dan OnlyFans

Bergabungnya Piper Rockelle ke OnlyFans sebenarnya bukan keputusan yang mengagetkan. Pasalnya, selama berbulan-bulan ia sudah melempar sinyal soal ini. Salah satunya dalam wawancara dengan Teen Vogue yang dipublikasikan pada Agustus 2025. 

“Maksudku, itu bukan keputusan siapa pun kecuali keputusanku,” kata Piper yang kala itu masih menimbang-nimbang. “Jadi ketika aku menemukan jawabannya, ketika aku merasa cukup nyaman untuk membicarakannya, ketika aku memahami diriku sendiri dan tahu siapa aku, maka itu bukan pilihan orang lain. Itu adalah hidupku dan aku dapat memutuskan bagaimana menjalaninya.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan