Penampilan Apik Seperti Plastik di Synchronize Fest 2025: Nostalgia dan Regenerasi di Satu Panggung

Penampilan Seperti Plastik terasa lebih istimewa dengan kehadiran generasi penerus mereka.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 21:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Gue mesti thank you dulu buat Synchronize Festival. Sebagai band baru kami sangat terhormat bisa ada di, jangan ketawa ini band baru Seperti Plastik, kalo Plastik udah lama, kalau ini kan seperti itu," kata Ipang disambut tawa hangat penonton.

Grup Vokal BPOT: Bakti Pada Orang Tua

Kejutan tidak berhenti sampai di situ. Penampilan Seperti Plastik terasa lebih istimewa dengan kehadiran generasi penerus mereka. Ipang dan Didit memboyong anak-anak mereka untuk naik ke atas panggung sebagai penyanyi latar.

Penyanyi berambut gimbal itu kemudian mengenalkan "kelompok vokal" barunya yang ia sebut sebagai BPOT atau Bakti Pada Orang Tua. Grup vokal ini terdiri dari anak-anak mereka, yaitu Mayo, Leko, Lafi, dan Kadiva, yang memberikan warna baru dalam pertunjukan malam itu.

"Dan panggung ini besar sekali. Makanya dengan satu kesempatan yang sangat hebat ini kami membawa, apa bahasanya, jangan anak, kalo anak kayaknya tua banget, cabang, cabang dua, cabang kedua dan ternyata kita udah cabang ketiga ya, berarti udah ada, udah ada cucu," canda Ipang, menggambarkan betapa waktu telah berlalu.

Warisan Musik

Momen ini bukan hanya sekadar ajang reuni bagi para penggemar lawas, tetapi juga menjadi sebuah panggung keluarga. Ipang dan Didit seolah ingin menunjukkan secara langsung kepada anak-anak mereka warisan musik yang telah mereka bangun sejak puluhan tahun lalu.

"Gue mungkin bisa atau sering, gue Didit Saad sering cerita ke anak-anak tentang kejadian di tahun 90-an, tapi biar konkretnya mereka harus merasakan apa yang terjadi ketika Jakarta 1998," pungkas Ipang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan