Monolog Jimmy Kimmel Setelah Skorsing Meledak, Penontonnya Melonjak Sampai 3 Kali Lipat dari Biasa

Monolog Jimmy Kimmel yang berdurasi hampir 30 menit tersebut berhasil menarik puluhan juta penonton di berbagai platform.

Diterbitkan 26 September 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Namun, skorsing tersebut dengan cepat memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan nasional, memicu protes atas nama kebebasan berbicara. The Guardian juga menginformasikan bahwa tekanan dari para bintang Hollywood, aktivis, serikat pekerja, hingga boikot konsumen akhirnya membuat Disney membatalkan keputusannya.

Respons Trump

Sesaat sebelum acara Jimmy Kimmel Live! tayang pada Selasa lalu, Donald Trump melalui platform Truth Social melontarkan kritik tajam terhadap sang pembawa acara dan stasiun TV ABC. Donald Trump menyatakan ketidakpercayaannya atas kembalinya Kimmel, yang telah lama menjadi pengkritiknya. 

"Saya tidak percaya ABC Fake News memberikan kembali pekerjaan Jimmy Kimmel," tulis Donald Trump, seraya mengklaim bahwa Gedung Putih sebelumnya telah diberi tahu bahwa acara tersebut dibatalkan. Donald Trump menambahkan, "penontonnya HILANG, dan 'bakat'-nya tidak pernah ada di sana."

Lebih lanjut, Donald Trump mengisyaratkan adanya potensi tindakan terhadap jaringan televisi tersebut. "Kita lihat saja nanti. Terakhir kali saya menuntut mereka, mereka memberi saya $16 juta dolar (sekitar 268 juta rupiah). Yang ini kedengarannya lebih menguntungkan," kata Presiden AS tersebut.

Klarifikasi Jimmy Kimmel lewat Monolog

Dalam monolog kembalinya, Jimmy Kimmel tidak bersikap konfrontatif, melainkan dengan tegas menyebut skorsingnya sebagai tindakan "anti-Amerika". The Guardian pada Rabu (24/9/2025) mewartakan bahwa monolog Jimmy Kimmel menekankan pada pentingnya hidup di negara yang mengizinkan adanya acara yang bebas mengkritik seperti miliknya.

Jimmy Kimmel juga menggunakan kesempatan itu untuk mengklarifikasi pernyataannya, menegaskan bahwa tidak pernah ada niatnya untuk meremehkan sebuah pembunuhan.

"Itu justru bertolak belakang dengan poin yang ingin saya sampaikan, tetapi saya mengerti bahwa bagi sebagian orang, hal itu terasa kurang tepat waktu atau kurang jelas, atau mungkin keduanya. Dan bagi mereka yang berpikir saya memang menyalahkan orang lain, saya mengerti mengapa kalian kesal. Jika situasinya dibalik, kemungkinan besar saya akan merasakan hal yang sama," jelas Jimmy Kimmel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Vindy Therecia, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan