Sinopsis dan Fakta Film Sukma yang Tayang 11 September 2025 di Bioskop, Disutradarai Baim Wong hingga Debut Fedi Nuril di Genre Horor

Film "Sukma" siap meneror bioskop mulai 11 September 2025. Simak sinopsis dan fakta lengkapnya mengenai teror cermin kuno, obsesi kecantikan, hingga debut Fedi Nuril di gener horor.

Diterbitkan 31 Agustus 2025, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film horor terbaru berjudul "Sukma" siap menghantui layar lebar Indonesia pada 11 September 2025. Digarap oleh sutradara Baim Wong, film ini menjanjikan pengalaman horor yang berbeda dengan sentuhan drama dan thriller psikologis. Kisah "Sukma" berpusat pada keluarga Arini yang diperankan oleh Luna Maya, yang mengalami serangkaian kejadian misterius setelah menemukan sebuah cermin kuno. Kehadiran cermin tersebut mengubah kehidupan baru mereka menjadi petaka yang tak terduga.

Film ini tidak hanya menawarkan ketegangan supranatural, tetapi juga mengangkat isu-isu relevan seperti obsesi terhadap kecantikan abadi dan penuaan. Dengan jajaran pemain papan atas seperti Christine Hakim dan Fedi Nuril, "Sukma" diharapkan menjadi tontonan yang memikat dan penuh intrik di tahun 2025. Berikut sinopsis dan faktanya yang menarik untuk diketahui.

Menguak Misteri Cermin Kuno dalam "Sukma"

Film "Sukma" memulai kisahnya dengan kepindahan Arini dan keluarganya ke sebuah kota kecil, berharap dapat memulai kehidupan yang lebih tenang dan baru. Namun, harapan tersebut sirna ketika mereka menemukan sebuah cermin kuno yang misterius di loteng rumah baru mereka, memicu serangkaian kejadian aneh dan menakutkan.

Sejak penemuan cermin tersebut, keluarga Arini mulai dihantui oleh bayangan orang di dalam cermin dan suara-suara gaib yang mengganggu. Sosok Ibu Sri, seorang penjaga rumah yang diperankan oleh Christine Hakim, awalnya tampak santun, namun perlahan terungkap bahwa ia memegang kunci dari segala keganjilan yang terjadi.

Terungkap kemudian bahwa Ibu Sri memiliki niat tersembunyi, yaitu menginginkan tubuh Arini untuk mendapatkan kembali masa mudanya melalui ritual penukaran jiwa lewat cermin. Arini harus berpacu dengan waktu untuk mengungkap masa lalu dan misteri di balik cermin tersebut sebelum ia kehilangan segalanya.

"Sukma" juga menyelipkan isu-isu mendalam seperti obsesi terhadap kecantikan abadi dan ketakutan akan penuaan. Karakter Hendra yang diperankan oleh Fedi Nuril, menambah dimensi cerita dengan perjuangannya melawan skizofrenia, memberikan sentuhan drama dan isu kesehatan mental yang relevan.

Fakta Produksi dan Ambisi Internasional Film "Sukma"

Film "Sukma" dijadwalkan tayang di bioskop pada 11 September 2025, diproduksi oleh Tiger Wong Entertainment. Ini merupakan karya penyutradaraan kedua Baim Wong setelah kesuksesan film horor "Lembayung" sebelumnya, menunjukkan ambisinya dalam genre ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Baim Wong tidak hanya menyutradarai, tetapi juga turut menulis skenario "Sukma" bersama Ratih Kumala, penulis novel "Gadis Kretek". Film ini mengusung genre drama-thriller-horor, dengan fokus khusus pada horor psikologis yang menjanjikan pengalaman menegangkan dan penuh intrik.  

Halaman
Show All
Edelweis Lararenjana, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan