Widi Mulia Bersama Seniman Disabilitas Ikut Perkenalkan Parfum dengan Pertunjukan Teater Musikal

Widi Mulia memperkenalkan parfum KIRITHRA dengan pertunjukan teater musikal yang mengangkat tema cinta dan alam.

Diperbarui 03 Juli 2025, 12:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Widi Mulia menjalin kolaborasi menarik dengan SAFF & Co., rumah parfum artisan terkemuka di Indonesia. Kolaborasi ini melahirkan parfum terbaru bernama KIRITHRA, yang diluncurkan dalam sebuah acara spektakuler. Dalam peluncuran ini, Widi Mulia dan putrinya, Widuri Puteri, berperan sebagai 'The Muse' yang tidak hanya menjadi wajah kampanye, tetapi juga terlibat dalam pertunjukan teater musikal yang mengisahkan tema cinta dan harmoni.

Acara peluncuran parfum KIRITHRA diadakan dengan konsep yang unik, menggabungkan seni pertunjukan dan dunia parfum. Pertunjukan teater musikal berjudul "KIRITHRA: Tale of the First Dew" menjadi sorotan utama, menekankan pesan tentang cinta, alam, dan harmoni. Widi Mulia menyatakan, "Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih menghargai keindahan alam dan pentingnya lebah dalam ekosistem kita."

Lebih dari sekadar peluncuran produk, kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen Widi Mulia untuk mendukung isu lingkungan. Keterlibatannya dalam kegiatan SAFF & Co. untuk merayakan Hari Lebah Sedunia menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem yang bergantung pada keberadaan lebah.

Selain itu, peluncuran ini menjadi bagian dari kolaborasi bersama Tab Space, studio seni inklusif yang mendukung seniman disabilitas, dalam upaya mendorong keterlibatan sosial dalam industri kreatif.

Kirithra tidak sekadar hadir sebagai produk parfum, tetapi membawa pesan keberagaman dan inklusivitas melalui karya seni dan penciptaan aroma. Kolaborasi ini juga menjadi perwujudan kampanye Tale of the first dew, penghormatan terhadap sosok-sosok yang merawat dan membimbing dengan kasih.

Kolaborasi SAFF & Co. dengan Tab Space melibatkan dua seniman muda, yakni Naomi Shanum Bhanurasmi dan M. Kafin Lanmo. Naomi, penyandang autisme, mengekspresikan imajinasi dan dunia fantasinya melalui ilustrasi. Sementara Kafin, yang hidup dengan cerebral palsy, menciptakan karya yang terinspirasi dari tokoh Super Hero dan musik. Keduanya menyumbangkan desain visual untuk merchandise eksklusif Kirithra.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Kami ingin menyampaikan cerita dan pengalaman manusia melalui wewangian. Kirithra adalah perayaan kontribusi dan cerita setiap individu. Bagi kami, parfum bukan hanya soal aroma, tapi juga tentang pengalaman dan narasi,” kata Co-Founder SAFF & Co., Santi Tan, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan