Review Film Dendam Malam Kelam Dibintangi Arya Saloka: Jenazah Pengusaha Farmasi Hilang, Siapa Mencuri?

Film Dendam Malam Kelam yang dibintangi Arya Saloka dan Marissa Anita mengisahkan jenazah pengusaha farmasi hilang di laboratorium forensik. Kok bisa?

Diterbitkan 25 Mei 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menyenangkan malah, main kucing-kucingan sembari menebak dalang di balik amblasnya mayat Sofia. Tebak-tebakan dimulai ketika Dr. Nadia (Putri Ayudya) hadir. Dalam kajian medis, sangat mungkin Sofia sebenarnya mati suri. Ia masih hidup!

Bukan Sosok Yang Layak Dapat Simpati

Berbekal mulut dokter, kita meyakininya (untuk sesaat). Lalu, dugaan lain datang. Mengapa di babak pertama, latar belakang Arya mesti dibahas. Padahal, fokus utama di awal adalah dukacita yang menindih Jefri.

Masalahnya, Jefri sejak awal bukan sosok yang layak dapat simpati. Menit-menit awal memperlihatkan sandiwara menangisi istri menggunakan obat tetes mata. Baru saja kita mau menuding Jefri, ada adegan lain yang juga mencurigakan.

Sofia tipe wanita rapuh sekaligus dominan. Budak cinta tapi juga menyiapkan detail skenario untuk mengantisipasi beragam kemungkinan buruk dalam rumah tangganya dengan Jefri. 

Tersangkanya Samar Hingga Babak Ketiga

Di sinilah menariknya Dendam Malam kelam. Tiap tokoh punya lubang ketidaksempurnaan yang bikin audiens pikir-pikir untuk percaya atau berharap pada mereka. Kalau sudah begini, kita harus cermat dalam bermain puzzle agar mendapat big picture kasus Sofia.

Danial Rifki menuntun penonton dengan membuka beragam kemungkinan hingga akhirnya tiba di ujung cahaya terang benderang. Tersangkanya di babak pertama dan kedua masih samar. Bahkan, di setengah babak ketiga pun masih abu-abu.

 

Benarkah Hanya Karena Perselingkuhan?

Lalu, kita tiba di hutan. Di sana, tampak siapa sebenarnya pelaku. Terkonfirmasi pula, Sofia betulan tewas atau pura-pura mangkat. Dendam Malam kelam memberi warna baru dalam genre horor Tanah Air. Ia bukan memedi. Melainkan, thriller psikologis berbasis perselingkuhan.

Benarkah hanya perselingkuhan? Tunggu dulu. Kuncinya, perhatikan kata pertama yang jadi judul film ini lalu, perhatikan pula dialog para tokloh di babak pertama dengan teliti. Semua pemain dalam Dendam Malam Kelam tampil prima.

Kelimpungan Hingga Akhir

Marissa Anita memegang kendali rumah tangga. Superior tapi labil. Punya segalanya, tapi kesepian. Arya Saloka pun tampil menghanyutkan. Cerdas di awal tapi kelimpungan dari pertengahan hingga akhir. Davina Karamoy adalah penggoda yang masuk akal.

Terlihat polos namun patut diwaspadai. Lalu, ada Bront Palarae yang logis, taktis, tapi bukan tanpa motif. Dendam Malam Kelam adalah pertemuan empat tokoh abu-abu. Dikemas rapi dalam format keping-keping puzzle, film ini bikin gemas sekaligus penasaran hingga menit akhir.

Jarang ada film Indonesia seperti ini.

 

Pemain: Arya Saloka, Bront Palarae, Marissa Anita, Davina Karamoy, Putri Ayudya, Sigit Antonio, Megatira

Produser: Frederica

Sutradara: Danial Rifki

Penulis: Oriol Paulo, Danial Rifki, Lara Sendim

Produksi: Falcon Pictures

Durasi: 1 jam, 43 menit

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan