Film Pengepungan di Bukit Duri Tembus 1 Juta Penonton, Joko Anwar Ungkap 6 Fakta di Balik Layar

Kejutan datang dari Pengepungan di Bukit Duri yang bergenre action thriller. Film karya sineas Jokow Anwar ini tembus 1 juta penonton akhir pekan lalu.

Diterbitkan 28 April 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Kami mengobrol tentang wajah Indonesia belakangan ini. Obrolannya kasual, jadi mereka tak perlu pura-pura peduli. Saya ingin mendengar perspektif mereka. Maka, didapatlah Morgan Oey, Omara Estheglal, Endy Arfian, dan masih banyak lagi,” Joko Anwar menyambung.

 

4. Syuting 35 Hari di Bandung, Jakarta, dan Tangerang

Syuting film Pengepungan di Bukit Duri berlangsung selama 35 hari di Bandung, Jakarta, dan Tangerang. Joko Anwar dan tim mencari gudang kosong untuk diset ulang jadi gedung SMA Duri yang diperuntukkan bagi anak-anak “buangan.”

“Lalu, didapatlah lokasi di Laswi Heritage Bandung, Jawa Barat. Untuk adegan kerusuhan, kami syuting di Tangerang. Untuk kawasan pecinan, kami syuting di Blok M Jakarta Selatan,” Joko Anwar memaparkan.

5. Di Balik 2027

Pengepungan di Bukit Duri menampilkan wajah Jakarta pada 2027. Pertanyaan yang kemudian muncul, mengapa harus 2027. Rupanya lewat tahun ini, Joko Anwar hendak mengirim pesan penting bahwa sejarah kelam republik ini bukan tidak mungkin terulang.

“Sangat mungkin terulang bahkan dalam waktu dekat. Tahun 2027 itu bukan satu atau dua dasawarsa lagi, melainkan dua tahun lagi. Jika masyarakat kita tidak segera berbenah, bukan tidak mungkin konflik horizontal akan meledak lagi,” ia mengingatkan.

 

6. Joko Anwar Memandang Indonesia Kini

Setelah menyaksikan film Pengepungan di Bukit Duri, tergambar jelas kegelisahan dan keprihatinan seorang Joko Anwar. Menurutnya, Indonesia rentan untuk terpecah belah di balik aset keragaman yang memukau dunia.

“Indonesia rentan terpecah-pecah karena politik dan pengultusan tokoh. Kayaknya, sengaja dipertahankan konflik horizontal untuk mendapat dukungan, validasi, dan pengukuhan fondasi kekuasaan dengan menciptakan fanatisme baru,” Joko Anwar mengakhiri.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan