6 Potret Slamet Rahardjo hingga Reza Rahadian Tampilkan Naskah Putu Wijaya di Lakon Dag Dig Dug

Slamet Rahardjo sampai membuat enam revisi naskah asli Dag Dig Dug karya Putu Wijaya.

Diterbitkan 28 Januari 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pasangan lansia ini terpukul, sekaligus berpura-pura mengenal baik mahasiswa itu.

2. Dua Pembawa Berita

Suasana mulai rumit ketika muncul dua utusan yang membawa uang santunan, tapi jumlahnya tidak sama dengan yang tertera pada tanda terima. Konflik juga timbul soal penggunaan dana tersebut. 

Kecurigaan, rasa marah,emosi, penderitaan, mencuat antara mereka berdua dan orang di sekelilingnya, termasuk pembantu rumah tangga yang selalu menjadi pihak yang ditindas oleh majikannya, Cokro (Jose Rizal Manua).

3. Enam Revisi Naskah

Slamet Rahardjo membuat perubahan-perubahan kecil dari naskah asli, dengan tetap menampilkan roh cerita utamanya. Ia bahkan sampai membuat enam revisi naskah.

"Dialog terkadang tanpa ujung pangkal dan sebagian terasa dituturkan bukan kepada lawan main, melainkan kepada penonton, lebih tepatnya kepada situasi sekarang. Lakon ini sangat relevan dengan situasi mutakhir, bukankah belakangan ini kita sering dibuat deg-degan?” ujar Slamet Rahardjo Djarot.

4. Rumah Slamet Rahardjo Djarot

Slamet Rahardjo Djarot kini telah menginjak usia 76 tahun. Namun ia tak ingin angka-angka ini membatas dirinya dalam berteater--yang ia anggap sebagai rumah.

“Bagi saya teater adalah rumah dan pementasan ini membawa saya kembali ke rumah saya,teater. Usia adalah anugerah dan saya tidak ingin usia menjadi kendala, karena sebagai pemain teater, saya menghafal 47 halaman," ujarnya.

5. Penghormatan kepada Teguh Karya

Sementara Niniek L Karim punya alasan khusus untuk tampil dalam pementasan ini.

“Saya menerima tantangan akting ini, bukan saja karena naskahnya menarik, tetapi juga penghormatan saya atas Teguh Karya, selaku pendiri Teater Populer. Kalau tidak karena beliau, saya tidak akan menjadi seperti sekarang,” ujar aktris senior yang juga merupakan pengajar di Fakultas Psikologi UI ini.

6. Debut Paquita Widjaja

Pementasan ini sekaligus juga debut Paquita Widjaja sebagai produser. Ia adalah salah satu pemain utama dalam drama yang diproduksi Teater Populer pada periode akhir Teguh Karya berkarya, yaitu Perhiasan Gelas yang merupakan sebuah lakon saduran dari Tennesse Williams.

“Keterlibatan saya di pementasan ini semacam tanggung jawab saya agar Teater Populer hidup kembali. Keikutsertaan teman-teman yang bukan dari Teater Populer membuat pertunjukan menjadi lebih meriah dan sangat penting untuk menghidupkan kembali Teater Populer," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan