Review Film Mufasa: The Lion King, Sebuah Kemenangan untuk Scar Sang Antagonis Ikonis

Film Mufasa: The Lion King tayang mulai hari ini, Rabu 18 Desember 2024.

Diterbitkan 18 Desember 2024, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mulai dari rantai makanan, hingga perebutan wilayah di kalangan singa. Tentunya, semua ini masih sesuai dengan pakem film keluarga Disney: tanpa darah, tanpa menunjukkan kematian secara eksplisit.

Origin Story Scar Sang Antagonis The Lion King

Bagi orang-orang yang sudah familiar dengan kisah asli The Lion King, gampang rasanya menebak arah cerita Mufasa: The Lion King. Terutama formula persahabatan ala Peter Parker - Harry Osborn atau King Arthur – Lancelot.

Namun setidaknya, penggemar bisa mendapat cerita kecil di balik The Lion King, mulai dari tongkat Rafiki hingga kemunculan The Pride Rock tempat raja singa mengaum.

Sebagai bintang utama, porsi narasi untuk Mufasa tentunya paling banyak dalam film ini. Namun yang bersinar bukan kisah Mufasa, justru origin story atau perjalanan yang melahirkan tokoh Scar.

Eksplorasi masa lalu Scar, karakter antagonis ikonis dalam The Lion King dikemas sedemikian rupa hingga penonton memahami, bahkan bisa jadi berempati dengan karakter ini, meski tak membenarkan kejahatan yang dilakukannya.

Dan ini, bisa dibilang sebagai kemenangan besar untuk Scar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan