Transformasi Into The New World Milik SNSD, Berawal dari Debut Idol K-Pop Kini Jadi Lagu Protes Ikonis

Menurut pengamat, kekuatan Into the New World milik SNSD yang membuatnya beresonansi dengan para pengunjuk rasa, ada pada liriknya.

Diterbitkan 16 Desember 2024, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelahnya, "Into the New World" dinyanyikan pengunjuk rasa atas beragam isu. Mulai dari unjuk rasa pemakzulan mantan Presiden Korsel Park Geun Hye, Festival Budaya Queer di Seoul, hingga protes pro-demokrasi di Hong Kong.

"Selama bertahun-tahun, 'Into the New World' menjadi lagu ikonis yang diasosiasikan dengan budaya protes di Korea, terutama oleh kaum muda berpikiran liberal Korea yang menyuarakan perubahan," kata Raphael Rashid, seorang jurnalis yang berbasis di Seoul, kepada The Korea Herald.

Kekuatan Lirik Into the New World

Menurut pengamat, kekuatan "Into the New World" yang membuatnya beresonansi dengan para pengunjuk rasa, ada pada liriknya. 

"Lagu ini menonjol karena menyampaikan perjuangan yang terjadi secara universal, dan tekad untuk bergerak maju tanpa kehilangan harapan,” tulis pengamat budaya pop Kim Hern Sik. Ia menambahkan, bahwa lagu ini melembutkan suasana protes yang tegang, sekaligus memperkuat empati dan solidaritas. 

"Ini membuat posisi aksi protes meningkat, lebih dari sekadar demonstrasi fisik, tapi menciptakan ekspresi budaya dari pemahaman bersama,” ia menambahkan. 

Hal serupa diungkap oleh pengamat budaya Choi Ha Rim kepada The Korea Herald. Menurutnya, alih-alih lagu yang menyuarakan nada protes, "Into The New World" adalah lagu yang mengungkap tentang solidaritas. 

“Ketika ‘Into the New World’ pertama kali digunakan dalam sebuah protes, diketahui bahwa hal ini untuk membantu menenangkan ketakutan, ketimbang menyuarakan perlawanan,” kata Choi Ha Rim. Ia meneruskan, “Lagu ini dinyanyikan di berbagai aksi protes dan unjuk rasa, dan yang kupahami adalah bahwa fokusnya adalah menegaskan solidaritas satu sama lain. Festival Budaya Queer Seoul adalah contohnya.”

Pesan solidaritas bisa dilihat dari sejumlah liriknya, seperti "Aku menjadi lebih kuat hanya dengan memikirkanmu. Bantu aku untuk tak menangis."

"Ini menunjukkan bahwa setiap orang memotivasi satu sama lain. Dan pesan ini disampaikan secara kuat oleh sekelompok orang yang bernyanyi bersama," kata Choi Ha Rim. 

Reaksi Member SNSD

Para member SNSD sendiri menyambut positif "transformasi" "Into the New World menjadi lagu protes. Pada 2021, Tiffany membawakan penggalan lagu ini dalam video dukungan untuk komunitas LGBT. 

Sementara dalam aksi protes untuk melengserkan Yoon Suk Yeol, Yuri menraktir SONE atau para penggemarnya, yang ikut aksi demo. Ia juga meninggalkan satu pesan manis, "Pastikan besok kalian makan gimbab dan kenyangkan perut kalian. Semoga kalian tetap sehat dan aman. Nyanyikan 'Into the New World' dengan baik, ya!"

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan