Kabata Tanrasula Siap Jembatani Warisan Budaya antara Indonesia - Afrika Selatan yang Bersejarah

Kabata Tanrasula yang merupakan bagian dari inisiatif Seeking Tuan Guru Program, memiliki misi penting. Yakni menghubungkan kembali warisan budaya antara Indonesia dan Afrika Selatan

Diterbitkan 14 November 2024, 11:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tentu saja ada pertunjukan seni lintas disiplin Kabata Tanrasula, yang dikembangkan di Indonesia dan berkolaborasi dengan seniman Cape Town keturunan Indonesia. Hasilnya akan ditampilkan di salah satu gedung pertunjukan di Cape Town pada 30 November 2024.

“Fase ketiga Seeking Tuan Guru merupakan puncak dari proyek Kabata Tanrasula, di mana karya ini akan dipresentasikan di panggung internasional melalui festival seni, forum kemitraan pelaku seni global, atau platform aktivisme sosial kemanusiaan,” begitu pernyataan Konstelasi Artistik Indonesia dalam keterangan tertulisnya.

Tentang Konstelasi Artistik Indonesia

Konstelasi Artistik Indonesia merupakan komunitas yang dibentuk sejalan dengan program Ford Global Fellowship yang diraih Aristofani Fahmi dengan mendorong isu seni budaya sebagai platform mewujudkan kesetaraan dan keadilan sosial.

Dalam perjalanannya, Konstelasi Artistik Indonesia diproyeksikan menjadi lembaga profesional yang fokus pada riset kebudayaan untuk memproduksi pengetahuan dan artistik di Banten, Bogor, Gowa, Ternate, hingga Cape Town.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan