Brian May Gitaris Queen Bongkar Borok Organisasi Amal Perlindungan Hewan Ternak hingga Membuatnya Hengkang dari Jabatan Wakil Pimpinan

Keputusan Brian May keluar dari RSPCA berkaitan dengan skandal soal perlakuan tak layak terhadap hewan yang sempat dituduhkan terhadap organisasi amal ini.

Diperbarui 29 September 2024, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Sejalan dengan prinsip inti organisasi, dan dengan pengetahuan yang jelas bahwa pengawasan terhadap skema Assured telah gagal dan terus gagal, saya merasa satu-satunya kebijakan yang dapat diterima adalah pembongkaran total skema tersebut," ungkap Brian May.

"Sebaliknya, RSPCA telah mencoba mempertahankan posisi mereka, dan dengan melakukan itu, menurut saya, telah mengorbankan integritas mereka,” sambungnya.

 

Bongkar Borok Organisasi

Brian May juga mengakui bahwa di masa lalu, RSPCA telah banyak berjasa atas penyelamatan hewan-hewan ternak dari tindakan yang tak layak. Ia tak menampik adanya andil pihak berkuasa yang mungkin berbahaya untuk dilawan hingga mencuatlah skandal ini. Maka dari itu, Brian May mengaku sedih harus meninggalkan organisasi ini.

"Saya sepenuhnya mengakui kerja luar biasa yang telah dilakukan RSPCA selama bertahun-tahun, dan saya sangat sedih karena harus menarik dukungan saya dari kerja sehari-hari yang dilakukan oleh begitu banyak pahlawan di lapangan setiap hari,” tulis Brian May.

Saya juga menyadari bahaya melemahkan RSPCA, dan bermain di tangan organisasi pro-kekejaman yang telah dituntut oleh RSPCA. Namun, saya tidak dapat dengan sepenuh hati tetap menjadi pemimpin organisasi sementara RSPCA menghindari tanggung jawabnya untuk menertibkan dirinya sendiri," lanjutnya.

Saya berharap RSPCA dan Save-Me Trust dapat terus berjuang di pihak yang sama di masa mendatang, melawan lembaga-lembaga yang melakukan penyiksaan terhadap hewan,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan