6 Film Wajib Tonton di Jakarta World Cinema 2024, dari 20.000 Species of Bees Hingga The Nature of Love

Jakarta World Cinema 2024 digelar dari 21 hingga 28 September 2024. Hadirkan 120 film dari 61 negara, ada 6 rekomendasi yang sayang jika dilewatkan.

Diterbitkan 26 September 2024, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menampilkan performa memikat John Lloyd Cruz, When The Waves Are Gone berjaya di sejumlah festival termasuk Asia Pacific Screen Awards. Di sana, When The Waves Are Gone meraih tiga nominasi untuk Pemeran Utama Pria, Sutradara, dan Film Terbaik.

 

4. The Queen of My Dreams

Pertama, film ini memperoleh tingkat kesegaran mencapai 89 persen di situs Rotten Tomatoes. Kedua, The Queen of My Dreams menembus sesi First Feature Competition di London Film Festival. Ketiga, karya sineas Fawzia Mirza ini memborong 5 nominasi Canadian Screen Awards 2024.

Ada dua kategori yang dimenangkan The Queen of My Dreams yakni Lagu Tema dan Pemeran Utama Pria Terbaik Film Drama untuk Amrit Kaur. Dengan pencapaian sebagus ini rasanya The Queen of My Dreams adalah sajian Jakarta World Cinema 2024 yang pantang dilewatkan.

 

5. 20.000 Species of Bees

Ditulis dan disutradarai sineas Estibaliz Urresola Solaguren, 20.000 Species of Bees menyuguhkan tema gadis muda transgender, pencarian jati diri, dan dampak identitasnya terhadap keluarga yang tinggal di lingkungan pedesaan di Spanyol.

Film ini panen pujian kritikus. The Hollywood Reporter menyebut 20.000 Species of Bees sebagai kisah kedewasaan yang penuh welas asih. Akting Sofía Otero dan Patricia López Arnaiz diakui sukses jadi pusat perhatian.

 

6. The Nature of Love

Selain dikenal sebagai negeri romantis, Prancis selalu punya film tentang cinta yang eksentrik termasuk Simple comme Sylvain yang dirilis dengan judul internasonal The Nature of Love. Magalie Lépine-Blondeau dan Pierre-Yves Cardinal dipercaya sebagai pemeran utama.

Premisnya tentang wanita yang terjebak dalam dilema moral akibat cinta segitiga. Tak perlu buru-buru menghakimi tema The Nature of Love terlalu klasik. Faktanya, karya sineas Monia Chokri ini tembus Festival Film Cannes dan diganjar dua nominasi. Penasaran, kan?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan