6 Fakta Film Ronggeng Kematian: Debut Sutradara Verdi Solaiman, Syuting 13 Hari di Yogyakarta

Ronggeng Kematian adalah karya perdana Verdi Solaiman sebagai sineas. Dibintangi Chicco Kurniawan dan Krisjiana Baharudin, film ini syuting di Yogyakarta.

Diperbarui 22 Maret 2024, 23:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Tak Bisa Tidur Nyenyak

Terang-terangan Verdi Solaiman menyebut bagian paling merepotkan saat jadi sutradara yakni hanya punya 24 jam sehari. Bedanya pemain dan sutradara saat syuting yakni, aktor bisa tidur nyenyak pada malam hari. Sutradara, tidak. Itulah yang dirasakan Verdi Solaiman.

“Sutradara kalau malam tidurnya kurang nyeyak karena memikirkan: Aduh adegan itu belum keambil! Aduh, adegan itu kurang shot nanti kalau diedit bagaimana?” keluh aktor kelahiran Jakarta, 4 Maret 1975, seraya menyebut waktu adalah teman terbaik saat syuting film.

 

5. Wujudkan Mimpi Almarhum Ayah

Ronggeng Kematian bagi Verdi Solaiman adalah upaya mewujudkan harapan almarhum Henky Solaiman. Masih segar dalam ingatan, sebelum meninggal sang ayah menulis harapan terakhir di secarik kertas.

“Sebelum meninggal, yang paling saya ingat, almarhum sempat menulis kayak last wish di kertas, isinya: be a director. Itu amanah yang harus gue pegang. Sekarang gue jadi sutradara. Ini buat bokap juga,” cetus Verdi Solaiman.

 

6. Merangkap Acting Coach

Dalam Ronggeng Kematian, Verdi Solaiman rangkap jabatan jadi sutradara sekaligus acting coach. Ia bersyukur bisa mengarahkan Chicco Kurniawan, Revaldo, Krisjiana Baharudin hingga Cindy Nirmala. Dalam workshop dengan pemain, Verdi Solaiman mengulas visi dan tema film.

“Tema besarnya, kadang kita membuat kesalahan di masa lalu. Lalu, berpikir harus melupakan masa lalu untuk bergerak ke masa depan. Itu bukan hak pelaku untuk memutuskan. Tapi, hak korban untuk memaafkan kesalahan itu atau malah membalasnya,” ia mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan