6 Fakta Shayda Karya Noora Niasari Wakil Australia di Oscar 2024: Didukung Cate Blanchett, Jadi Penutup JWCW 2023

Pergelaran Jakarta World Cinema Weeek 2023 ditutup dengan Shayda karya sineas Australia, Noora Niasari. Film ini wakil Australia di ajang Oscar 2024.

Diterbitkan 19 November 2023, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Sebagai film independen, Shayda disambut hangat karena bisa bertahan hingga 7 atau 8 minggu di bioskop. Itu melegakan bagi saya,” ujar Noora Niasari dengan raut semringah.

 

 

4. Shayda dan Trilogi Wanita Iran

Noora Niasari membocorkan, Shayda adalah langkah awal dari triologi film bertema wanita Iran dan perjuangannya. Setelah Shayda, ia siap menggarap Raya yang diadaptasi dari novel.

“Awal tahun depan judulnya Raya, diangkat dari novel. Ini akan menjadi trologi tentang tiga perempuan Iran, pendekatannya adalah road movie dengan latar di Paris,” ia menjelaskan.

5. Dari Sundance ke Sony Pictures Classics

Berlaga di Festival Film Sundance dan meraih penghargaan Audience Award untuk World Cinema Dramatic, Shayda kemudian dipinang studio raksasa Sony Pictures Classics.

“Perjalanannya dimulai dari Festival Film Sundance, kemudian diakuisisi Sony Pictures Classics sebagai salah satu film jagoan mereka di awards season,” ungkap Noora Niasari.

 

6. Wakil Australia di Oscar 2024

Fakta bahwa Shayda menjadi film penutup di Jakarta World Cinema Week 2023 menjadi kebanggan tersendiri bagi Noora Niasari. Dalam kesempatan itu, ia mengabarkan Shayda resmi menjadi wakil Australia di kategori Best International Feature Film Oscar 2024.

“Di sisi lain, Australia punya semacam komite, bernama Screen Australia yang mengurasi film-film untuk dikirim sebagai wakil di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik Oscar. Dipilih secara demokratis, Shayda menang untuk dikirim ke Oscar,” ia mengabarkan.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan