Film Duo Kribo, Sebuah Fragmen Rock Indonesia

Dalam dunia nyata, baik Achmad maupun Ucok adalah pentolan band rock yang menguasai panggung musik di Tanah Air pada pertengahan dekade 70-an. Achmad Albar adalah vokalis God Bless dari Jakarta. Sedangkan Ucok Harahap, vokalis band AKA dari Surabaya.

Diterbitkan 28 Februari 2013, 21:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
angan Ucok ke Jakarta dari Medan, Sumatra Utara, untuk mencari peruntungan sebagai musisi. Berbekal semangat, Ucok yang berambut gimbal ala Afro Look, mendatangi berbagai studio di Jakarta. Kejam dan pahit getirnya kehidupan Ibu Kota pun dirasakan Ucok.

Kontras dengan Ucok, Achmad digambarkan sebagai seorang pemuda dari keluarga kaya yang baru saja menyelesaikan sekolah musik di Eropa. Achmad pun membentuk band. Namun dirinya terlalu dominan, bahkan kerap memaksakan cara bermain musik kepada anggota bandnya.

Konflik pun mulai terjadi, terutama saat drummer band Achmad, Andi, pindah ke band milik Ucok. Kisah tersebut dibumbui pula persaingan antara Achmad dan Ucok untuk merebut hati Monalisa, cewek cantik tapi kenes yang diperankan oleh Eva Yanti Arnaz alias Eva Arnaz.

Selain melukiskan adanya persaingan dua superstar rock, film Duo Kribo juga menggambarkan sosok bos label rekaman yang sangat berkuasa. Bahkan bisa menunda rekaman sebuah band tanpa adanya persetujuan kedua belah pihak, sehingga berujung pembatalan kontrak rekaman.

Selain mengedepankan konflik, galibnya film musikal, Duo Kribo pun menyertakan hits lagu dari duet Achmad Albar dan Ucok "AKA". Di antaranya Neraka Jahanam dan Panggung Sandiwara.

Fim Duo Kribo pun happy ending. Konflik antara dua penyanyi kribo berakhir. Pun demikian bos perusahaan rekaman yang justru menyatukan Achmad dan Ucok dalam satu panggung.(ANS)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
AnsTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan