Naila Novaranti Bangga Anaknya Terjun ke Ajang World Cup 2022 U-12 di Swedia

Naila Novaranti mengantarkan anak kandungnya paling bungsu bernama, Anthony Dominic untuk terbang ke Gothia, Swedia bersama puluhan anak Indonesia umur 10-12 tahun.

Diperbarui 04 Juli 2022, 10:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kompetisi Usia Dini

Sementara Direktur Kompetisi IJSL, Dede Supriyadi mengatakan bahwa Indonesia Junior Soccer League (IJSL) yang membuat Anthony Dominic bisa berangkat ke Swedia adalah sebuah kompetisi usia dini dari usia 10-12 tahun yang telah berdiri sejak tahun 2012.

Tambah Dede, sampai saat ini masih terus berjalan. IJSL juga pernah menggarap liga kompas U15 di Gramedia sebagai pendiri dan penanggung jawab untuk kompetisinya.

"Kenapa kita buat IJSL, karena kita lihat Liga Kompas itu semua difasilitasi kompetisi dan pemain diberangkatkan Gothia Swedia. Saya juga ingin pada saat anak-anak masuk Liga Kompas dia sudah siap semuanya dan mentalnya, siap kalah, siap menang," ucap Dede.

 

Kompetisi Sebelumnya

Dede menambahkan, bahwa saat ini sudah masuk 11 tahun berdirinya IJSL. Dan setiap tahun, pemain terbaik IJSL diberangkatkan mengikuti ajang dunia tersebut.

Termasuk sejak tahun 2017 lalu, IJSL pernah ikut ke China, dan pada 2018, 2019 ke Hainan Internasional ada 17 negara ikut kompetisi U12 bersama Brazil, Jerman, Australia dan Jepang, dan mendapat rangking 4. Namun ajang tersebut sempat terhenti sejak pandemi Covid-19.

Coach IJSL Kompetisi, Gilang Ramadhan menambahkan, bahwa proses penyeleksian terpilihnya para pemain junior U12 dilibatkan oleh statistik kemudian ada talent coach dari kompetisi IJSL.

Kata Gilang, awalnya mereka memilih 56 pemain terbaik, kemudian mengikuti test permainan, fisik dan cara etos ketrampilan, dari 56 terseleksi jadi 21 setelah itu terpilih hanya 15 pemain junior yang akan berlaga di pertengahan bulan Juli 2022 di Ghotia Swedia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Hernowo Anggie, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan