Luapan Kekesalan Jenggala di Single Kedua ‘Berburu Citra’

Jenggala, unit rock Kota Bandung memberanikan diri untuk mengeluarkan single kedua.

Diterbitkan 04 Maret 2022, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mendekati pemilu, para politisi yang berburu citra semakin banyak. Tidak ada lagi norma yang menjadi batasan dalam memagari perasaan, nalar dan logika. Semua menggunakan segala cara untuk mencuri suara.

“Saat perhelatan politik mendekat praktek perburuan citra ini semakin kotor, karena menjadi prioritas. Bahkan kesedihan, kesulitan dan musibah rakyat itu menjadi lumbung untuk bersolek. Ketika suara sudah didapat, kursi kekuasaaan sudah diduduki, maka janji akan menguap seiring benefit yang mereka kumpulkan,” ujar Pupu.

Di balik praktek pencitraan ini, cukong-cukong media massa justru ikut terlibat langsung. Untuk menanggung operasional mereka di perahu politik, maka para pekerja media terkena imbasnya. Pemotongan hak bahkan kehilangan pekerjaan otomatis membuntuti.

>Sebagai imbasnya, rancangan informasi komersial porsinya semakin banyak dibanding kontrol sosial. Cukup realistis, ketika sebagai industri bisnis tentu media harus tetap hidup. Hal ini jelas menambah daftar dilematis mengenai peran dan fungsi media saat ini.

“Ini menjadi cukup dilematis ketika perhelatan politik berlangsung. Tapi yang paling menyesakan adalah ketika cukong-cukong media ini justru ikut dalam kubangan politik sehingga menekan oprasional media untuk biaya politiknya. Praktis, ini akan berimbas pada pekerja media di kasta paling bawah,” kata Pupu menambahkan.

'Berburu Citra' menjadi nomor kedua yang dikeluarkan oleh Jenggala, yang saat ini sedang menyiapkan debut full album. Sebelumnya, single ‘Menantang Jarak’ sudah lebih dulu diluncurkan, dan sudah tersedia di berbagai platform digital.

>*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Simak Video Pilihan di Bandung

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Huyogo Simbolon, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan