Lebih Menarik
Pentolan band The Sigit Rekti Yoewono yang kembali didapuk sebagai juri kategori musik, menilai Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) Season 2 bakal lebih menarik dan penting untuk diikuti oleh musisi-musisi muda yang belum berhasil mengorbit ke ‘permukaan’. Menurut pria berambut gondrong ini, DTBTNS Season 2 bisa menjadi jembatan bakat-bakat terpendam untuk menampilkan karya-karya mereka dan lebih dikenal publik secara luas.
"Di era digital ini semua orang dimudahkan berkarya dan menampilkan karyanya. Dengan begitu maka dibutuhkan juga sebuah wadah kurasi untuk menjaring talenta-talenta yang menarik dan punya kualitas. Di DTBTNS tahun lalu saya dipertemukan dengan talenta muda yang andal-andal. Dan terbukti juga kalau peserta tahun lalu juga sudah ada yang mulai aktif berkarir dan mulai mandapatkan perhatian dari penyuka musik yang sesuai target market mereka masing-masing," ungkap Rekti.
Â
Batu Loncatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3921896/original/044455900_1643798711-DTBTNS__2_.jpg)
Sementara itu Oom Leo menyebut DTBTNS Season 2 bisa menjadi batu loncatan penting bagi seniman visual berbakat untuk mempresentasikan sekaligus meletakan pondasi kuat untuk karya mereka ke mata publik. Seniman visual multi-platform ini menganggap, dengan adanya konsep kurasi yang menjadi rangkaian proses penjurian di ajang ini merupakan sebuah elemen ‘sakral’ yang jarang ditemukan dan menjadi nilai plus.
"Di level lokal maupun dunia saat ini, udah enggak banyak wadah dan gelaran masif yang menggunakan pola kurasi serta metode penilaian untuk memilih karya-karya yang kelak akan dipresentasikan kepada publik. Kemudahan akses dan arus informasi terkini menyebabkan kegiatan penciptaan karya lebih bersifat 'pintas'. Mencapai publik yang lebih luas tanpa harus mengalami beragam proses awal berupa kritik, diskusi, bahkan inspirasi dan aspirasi di tahap penciptaan," urai pemilik nama asli Narpati Awangga.
"Gelaran ini sesungguhnya mencoba merefleksikan ulang beragam prosesi penting tersebut. Bagaimanapun, dunia kesenian masih sangat membutuhkan proses kurasi," tambahnya menegaskan.
Â
Penjurian
Setelah proses pendaftaran alias submission dari tanggal 17 Januari hingga 28 Februari 2022, rangkaian DTBTNS Season 2 berlanjut ke tahap penjurian (kurasi, coaching, final), lalu diakhiri dengan eksplorasi pemenang. Pada proses penjurian, nantinya para juri di setiap kategori akan memilih karya terbaik dari para peserta yang dinyatakan layak untuk menjadi pemenang. Setiap dewan juri memiliki kriteria penilaian masing-masing, seperti halnya Rekti dan Oom Leo.
"Kalau saya pribadi, lagu yang enak didengar sudah menjadi keharusan. Tetapi ada unsur terpenting lainnya yaitu keunikan dan kekhasan, baik dari karya maupun cara menampilkan karya itu sendiri," papar Rekti.
"Sebenarnya nggak ada kriteria yang spesifik untuk karya. Namun setidaknya mereka wajib tahu tentang metode penciptaan karya yang baik dan bijak, serta dapat menjawab segala hal yang berkaitan dengan 5W+1H," pungkas Oom Leo.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3921894/original/099637100_1643798701-Foto_Rekti_Yoewono__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)