Ayu Azhari Melestarikan Kuliner Tanah Air dengan Album Musik Barunya

Ayu Azhari siap merilis album kuliner dalam waktu dekat dengan format digital platform.

Diperbarui 22 Oktober 2021, 23:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ayu Azhari bahkan terpesona sendiri dengan lagu "Warung Pojok" dan "Sunda Cirebon". Lagu ini sering dinyanyikan dan sekarang sudah ada digital platform sehingga bisa didengarkan. Mengingatkan kembali kepada masyarakat terhadap ragam kuliner masyarakat.

”Pengembangan potensi kuliner lokal untuk ketahanan dan ekonomi kreatif. Pengembangan kuliner lokal mendasar sekali, jadi ikon daya tarik pariwisata Indonesia. Pengembangan sangat berkaitan dengan gastronomi, menggambarkan ciptaannya seperti apa,” ujar Ayu Azhari yang belakangan aktif sebagai aktifis IGC.

"Asal usul nya, sejarahnya bagaimana. Syarat filosofi dan arti, pengembangan melibatkan banyak pihak dari hulu sampai hilir. Saat pandemi juga pak Presiden mengajak masyarakat minum Mpon-Mmpon untuk menjaga stamina imun," sambungnya.

>

Lagu tentang Kampung Halaman

Ayu Azhari juga memperkenalkan beberapa lagu asal kelahirannya, Bangka Belitung, Sumatera Selatan.

”Kebetulan ada lagu yang belum dikenal juga kayak makanan dari Bangka. Saya coba memperkenalkan kembali makanan-makanan dengan lagu-lagu.  Indonesia kaya dengan makanan dan lagu khas daerah,” jelas Ayu.

 

Dukungan Banyak Pihak

Direktur Bela Negara Brigjen TNI Jubai Levianto mendukung upaya Ayu Azhari dalam menggencarkan ketahanan pangan dalam bentuk gerakan ekonomi kreatif.

”UU Bela Negara adalah kewajiban setiap negara. Nah salah satunya cinta tanah air dan aksi nyatanya dengan mencintai dan membanggakan produk dalam negeri. Seperti mbak Ayu Azhari ini kenalkan makanan daerah lewat lagu,” ujar Jubai Levianto.   

Jubai Levianto turut menegaskan bahwa salah satu nilai dasar bela negara adalah cinta tanah air. Lagu-lagu Ayu tentang kuliner ini merupakan bentuk aksi nyata bela negara. Sehinga ketika menyanyikannya kita akan bangga dengan produk dalam negeri khusunya makanan.

Jubai juga berharap Ngopi Daring Bela Negara akan digelar di tempat yang lebih terbuka seperti kafe di setiap daerah sebagai wadah untuk anak muda merealisasikan pemikiran dan karyanya.   

Prof Dr Ir Made Astawan, M.S, IPU, turut menegaskan, "Setiap pangan daerah, dijadikan heritage. Tugas kita mewariskan ke generasi selanjutnya. Kita harus membuat pangan tradisional selalu eksis agar tidak punah."

Dian Novita Susanto, M.Sos dan Sari Bondan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Ayu Azhari.

”Ini loncatan baru dari kaum perempuan di bidang pertanian,“ ujar Dian Ayu sambikl menutup acara menyanyikan lagu "Gado-Gado Jakarta".

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan