Liputan6.com, Jakarta - Dzikir pagi dibaca jam berapa menjadi pertanyaan yang sering muncul terutama bagi orang yang ingin mengamalkan sunnah ini dengan tepat. Sebab, memahami waktu yang tepat sangat penting agar amalan yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan mendapatkan keutamaan yang maksimal.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menjelaskan bahwa sunnah-sunnah yang terikat waktu dibagi menjadi tujuh fase, dimulai dari sebelum shubuh, saat shubuh dan setelahnya, waktu dhuhah, siang hari, sore hari, setelah matahari terbenam, dan malam hari.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu menegaskan bahwa dzikir pagi dimulai sejak terbit fajar hingga sebelum matahari terbit.
Advertisement
Artikel ini akan mengulas secara lengkap waktu terbaik dzikir pagi, bacaan dzikir pagi sesuai urutan, doa pagi yang diajarkan Rasulullah SAW, serta keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya.
Waktu Terbaik Dzikir Pagi
Waktu paling utama untuk membaca dzikir pagi adalah sejak terbit fajar (masuk waktu Subuh) hingga sebelum matahari terbit. Dalam beberapa literatur, waktu ini disebut dengan istilah bukroh.
Dalam konteks Indonesia, dzikir pagi yang utama adalah begitu melaksanakan sholat Subuh, sekitar pukul 04.30 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah dalam kitab Al-Wabilush Shayyib menjelaskan bahwa rentang waktu dzikir pagi adalah antara masuknya waktu Shubuh dan terbitnya matahari. Dzikir pagi bisa diucapkan di awal hari sebelum shalat Shubuh atau setelah shalat Shubuh.
Beliau menegaskan bahwa perkara ini luas, mencakup sebelum maupun sesudah shalat. Markaz Fatwa Islamweb.net juga menambahkan bahwa tidak mengapa dzikir pagi diucapkan antara adzan dan iqamah, asalkan benar-benar dipastikan telah masuk waktu Shubuh.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa waktu zikir pagi dimulai sejak fajar menyingsing, bertepatan dengan masuknya waktu shalat Shubuh. Apabila seorang muadzin telah mengumandangkan adzan Shubuh, maka ketika itulah sudah boleh dilakukan zikir pagi.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu juga menegaskan bahwa waktu terbaik dzikir pagi adalah setelah shalat Subuh, ketika suasana masih tenang dan hati lebih mudah khusyuk.
Jika seseorang terlewat dari waktu utama tersebut, sebagian ulama memberikan kelonggaran bahwa dzikir pagi masih bisa dibaca hingga sebelum tergelincirnya matahari di waktu Dzuhur. Namun, waktu yang paling utama tetap pada awal hari.
Bacaan Dzikir Pagi Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Berikut adalah rangkaian bacaan dzikir pagi sesuai urutan yang diajarkan Rasulullah SAW, sebagaimana dihimpun dari kitab Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dan Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW karya Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih:
1. Ta'awudz
Teks Arab: أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Latin: A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."
2. Ayat Kursi (Dibaca 1 kali)
Teks Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta'khudzuhū sinatuw wa lā naum, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man dzal-ladzī yasyfa'u 'indahū illā bi'idznih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar."
3. Surah Al-Ikhlas (Dibaca 3 kali)
Teks Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۚ اللَّهُ الصَّمَدُ ۚ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۚ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul lahū kufuwan aḥad.
Artinya: "Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah yang menjadi tumpuan segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia."
4. Surah Al-Falaq (Dibaca 3 kali)
Teks Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۚ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۚ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۚ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۚ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: Qul a'ūdzu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin idzā waqab, wa min syarrin-naffātsāti fil-'uqad, wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad.
Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang mengembus-embus pada simpul-simpul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki."
5. Surah An-Naas (Dibaca 3 kali)
Teks Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۚ مَلِكِ النَّاسِ ۚ إِلَٰهِ النَّاسِ ۚ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۚ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۚ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latin: Qul a'ūdzu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswāsil-khannās, alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās.
Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
6. Sayyidul Istighfar (Dibaca 1 kali)
Teks Arab: اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Latin: Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu semampuku dan aku yakin akan janji-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."
7. Dzikir Pagi (Dibaca 1 kali)
Teks Arab: أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin: Ashbaḥnā wa ashbaḥal-mulku lillāh, walḥamdulillāh, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr, rabbi as'aluka khaira mā fī hādzal-yaumi wa khaira mā ba'dah, wa a'ūdzu bika min syarri mā fī hādzal-yaumi wa syarri mā ba'dah, rabbi a'ūdzu bika minal-kasali wa sū'il-kibar, rabbi a'ūdzu bika min 'adzābin fin-nāri wa 'adzābin fil-qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb-ku, aku memohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur."
Doa Pagi yang Diajarkan Rasulullah SAW Setelah membaca rangkaian dzikir pagi, dianjurkan untuk menutupnya dengan doa pagi yang diajarkan Rasulullah SAW. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengutip beberapa doa pagi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA:
Teks Arab: اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْر
Latin: Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.
Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali."
Selain itu, terdapat pula doa pagi yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah RA dalam riwayat Ibnu Majah:
Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allāhumma innī as'aluka 'ilman nāfi'an, wa rizqan ṭayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang Engkau terima." (HR. Ibnu Majah)
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa ilmu yang tidak diamalkan justru dapat menjadi hujah yang memberatkan di hadapan Allah. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang menuntun kepada ketaatan, memperbaiki akhlak, serta memberi dampak positif bagi masyarakat.
Keutamaan-Keutamaan Dzikir Pagi
1. Perlindungan dari Setan hingga Sore Hari
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkannya di waktu pagi maka akan dijauhkan dari setan sampai sore hari." (HR. Tirmidzi). Dzikir pagi berfungsi sebagai perisai yang melindungi seorang Muslim dari gangguan setan sepanjang hari.
2. Diampuninya Dosa Meskipun Sebanyak Buih di Lautan
Sayyidul Istighfar yang dibaca pada waktu pagi memiliki keutamaan luar biasa. Nabi SAW bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkannya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada hari itu sebelum tiba waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari). Dzikir Subhanallahi wa bihamdihi yang dibaca 100 kali juga menghapus dosa meskipun sebanyak buih di lautan.
3. Mendapatkan Pahala Setara Memerdekakan Empat Budak
Dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai dari (waktu) shalat Shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail." (HR. Abu Daud). Ini menunjukkan betapa besar pahala yang Allah sediakan bagi hamba-Nya yang meluangkan waktu untuk berdzikir di pagi hari.
4. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Kesehatan Mental
Dr. MS. Udin, MA dalam Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa zikir pagi yang dilakukan secara rutin mampu menurunkan kecemasan, mengurangi stres, meningkatkan ketenangan jiwa, dan memperkuat stabilitas emosi. Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari menegaskan bahwa zikir dan doa merupakan terapi psikiatrik setingkat lebih tinggi dari psikoterapi biasa.
5. Dijaga oleh Malaikat dan Didoakan
Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa para malaikat akan selalu memanjatkan doa untuk seorang hamba yang berdzikir, terutama di waktu pagi dan petang. Dzikir juga menjadi sebab turunnya sakinah (ketenangan), naungan rahmat, dan dikelilingi oleh malaikat.
6. Pahala Sedekah 100 Kuda Perang di Jalan Allah
Dzikir Alhamdulillah yang dibaca 100 kali pada pagi hari memiliki keutamaan setara dengan bersedekah 100 kuda perang di jalan Allah (fii sabilillah). Ini adalah keutamaan yang sangat besar, mengingat kuda perang pada zaman Nabi SAW merupakan aset berharga dan simbol kekuatan.
Pertanyaan Seputar Dzikir Pagi
1. Apakah dzikir pagi boleh dibaca setelah matahari terbit?
Waktu paling utama dzikir pagi adalah sejak terbit fajar hingga sebelum matahari terbit. Namun, sebagian ulama memberikan kelonggaran bahwa dzikir pagi masih bisa dibaca hingga sebelum tergelincirnya matahari di waktu Dzuhur, meskipun waktu yang paling utama tetap pada awal hari.
2. Apakah dzikir pagi harus dibaca setelah shalat Subuh?
Dzikir pagi bisa dibaca setelah shalat Subuh, tetapi juga bisa dibaca sebelum shalat Subuh, yaitu antara adzan dan iqamah, asalkan sudah masuk waktu Subuh. Syaikh Bin Baz rahimahullah menegaskan bahwa perkara ini luas, mencakup sebelum maupun sesudah shalat.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membaca dzikir pagi?
Rangkaian dzikir pagi lengkap biasanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung pada kecepatan dan kekhusyukan pembacanya. Amalan ini tidak memberatkan dan sangat dianjurkan untuk dijadikan rutinitas harian.
4. Apakah dzikir pagi bisa dibaca dalam keadaan tidak berwudhu?
Dzikir pagi tidak mensyaratkan seseorang harus dalam keadaan berwudhu, karena dzikir adalah amalan yang tidak terikat dengan kesucian seperti halnya shalat. Namun, berdzikir dalam keadaan suci tentu lebih utama dan lebih afdhal.
5. Apa yang harus dilakukan jika terlewat membaca dzikir pagi?
Jika seseorang terlewat membaca dzikir pagi di waktu utamanya, ia masih bisa membacanya hingga sebelum waktu Dzuhur. Jika terlewat juga, ia bisa membaca dzikir petang sebagai gantinya, atau membaca dzikir pagi di waktu lain sebagai bentuk qadha (mengganti) dengan harapan tetap mendapatkan keutamaannya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364565/original/096098500_1791007187-Copy_of_VLV08397__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364559/original/013876800_1791005531-IMG_6346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364546/original/025250300_1791004275-IMG-20260822-WA0126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5309097/original/063594900_1754577728-20250807-Sidang_Nikita-BUS_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364459/original/014205500_1790995590-IMG-20240502-WA0063.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364422/original/082902700_1790986468-IMG-20261002-WA0073.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364420/original/018173900_1790985573-tersangka_pembunuhan.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)