Sukses

Lawan Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Dapat Ruang VIP dan Bantuan Rp 100 Juta dari Jokowi

Liputan6.com, Jakarta Salah satu legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin tengah berjuang melawan kanker paru-paru. Ini dikabarkan sesama atlet badminton, Rosiana Tendean, via akun Instagram pribadinya.

Bekas juara dunia bulutangkis tunggal putri 1980 ini hanya pemegang kartu BPJS kelas 2. Dalam kondisi mengkhawatirkan peraih penghargaan Haornas 2021 ini harus menunggu diruang transit karena HCU penuh,” tulisnya.

Diunggah bersama foto Verawaty Fajrin terbaring di ranjang rumah sakit, kabar sang atlet kena kanker paru-paru cepat menyebar dan sampai ke telinga Presiden Jokowi. RI-1 memberikan bantuan 100 juta rupiah.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Dapat Salam Dari Jokowi

"Ibu Verawaty, saya mengantarkan bantuan dari Bapak Presiden Jokowi. Bapak Presiden menitip salam dan mendoakan untuk kesembuhan Ibu Verawaty,” ungkap Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, di RS Dharmais Jakarta, Senin (20/9/2021).

Tak hanya Jokowi yang merespons ini. Pihak RS Kanker Dharmais Jakarta memindahkan Verawaty Fajrin ke kamar tipe VIP. Ini dikabarkan Rosiana Tendean melalui akun Instagram pribadinya.

3 dari 5 halaman

Sakit Parah, Harus Menunggu

Verawati Fajrin sudah dirawat di Ruang VIP RS Dharmais. Kemarin saya mengabarkan kondisi Verawati Fajrin yang mengenaskan karena sakit parah dan harus menunggu diruang transit karena ruang high care unit (HCU) RS Dharmais penuh,” cuitnya.

Ia menyertakan foto terbaru Verawaty Fajrin terbaring di ranjang rumah sakit dengan selimut biru selang di hidung. Rosiana Tendean mendoakan kondisi Verawaty Fajrin membaik.

4 dari 5 halaman

Gelar Juara Dunia

Hari ini mantan juara dunia tunggal putri bulutangkis tahun 1980 itu sudah dirawat di ruang VIP RS Dharmais. Semoga kondisi kesehatannya bisa membaik,” pungkasnya seraya berterima kasih kepada semua pihak yang memberi perhatian kepada Verawaty Fajrin.

Dalam catatan Showbiz Liputan6.com, sepak terjang Verawaty Fajrin di gelanggang bulu tangkis mencapai fase keemasan di era 1970 dan 1980-an. Ia meraih Juara Tunggal Putri Kejuaraan Dunia 1980 dan meraih medali emas Ganda Putri Asian Games 1978.

5 dari 5 halaman

Catatan di All England

Selain itu, Verawaty Fajrin pernah memetik kemenangan di Ganda Putri All England 1979 bersama Imelda Wiguna dan jadi Juara Ganda Campuran World Cup 1986 bersama Eddy Hartono.

Warganet mengirim doa untuk kesembuhan sang atlet. “Semoga ibu Verawati diberikan kesembuhan dan kembali sehat seperti sedia kala,” ujar @herdy_herdiyana di kolom komentar.