Sukses

Raffi Ahmad Bawa RANS Cilegon FC Tantang Klub Sepakbola Fenerbahce Turki

Liputan6.com, Jakarta Raffi Ahmad menerima tantangan klub sepakbola Turki. Suami Nagita Slavina itu akan membawa klub miliknya RANS Cilegon FC ke Turki untuk menantang Fenerbahce. Tantangan ini bagian dari undangan yang diberikan Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA). Selain itu, RANS CFC akan menerima fasilitas terbang dengan biaya 0 rupiah oleh maskapai Turkish Airlines pada Rabu (18/8/2021).  

RANS CFC akan melakukan Friendly Match dengan Fenerbahce selaku salah satu klub sepak bola terbesar di Turki dan juga mempromosikan pariwisata Indonesia dengan 5 destinasi super prioritas seperti Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo. 

Selain itu, pertandingan ini juga sebagai bentuk persiapan RANS CFC menuju kompetisi Liga 2 yang rencananya akan bergulir pada September 2021.

“Awalnya kami tidak menyangka, karena sejauh ini belum ada klub sepak bola liga 2 yang  diundang langsung oleh tim luar negeri. Apalagi tidak tanggung-tanggung yang mengundang  adalah finalis Super Liga musim lalu yaitu Fenerbahce,” ujar Raffi Ahmad saat jumpa pers secara virtual, Senin (16/8/2021).

 

2 dari 4 halaman

Silaturahmi

“Kami merealisasikan silaturahmi ini juga  sebagai bentuk komitmen, bahwa kami ingin serius membangun RANS CFC menjadi klub sepak bola unggulan yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," ujar suami Nagita Slavina ini.

 

3 dari 4 halaman

Pengembangan

Sementara itu, Chairman RANS CFC, Rudy Salim melanjutkan, “RANS CFC telah kami kembangkan  menjadi klub sepak bola Indonesia yang aktif dalam dunia digital, namun tentu saja tidak  berhenti disitu kami juga ingin serius berprestasi di liga sepak bola Indonesia,” ujar Rudy Salim. 

 

4 dari 4 halaman

Pengalaman

Dengan adanya pertandingan persahabatan ini diharapkan akan membuat RANS CFC menjadi klub yang memiliki pengalaman bertanding. 

“Kami harap perjalanan ini dapat memberikan semangat bagi para pemain, dan juga tentunya mengukur  seberapa jauh progress latihan kita untuk selanjutnya dievaluasi sebagai bahan persiapan Liga 2 agar semakin matang," ujar Rudi Salim.