Cerita Pilu Budi Doremi, Ditolak Saat Ajukan Kredit Ponsel Gara-gara Profesi

Budi Doremi berbagi romantika sebagai musisi. Ia merespons kebijakan Pemerintah terkait royalti bagi para musisi Tanah Air.

Diterbitkan 19 April 2021, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Hampir setahun Budi Doremi tak naik panggung. Padahal sebagai musisi hal itulah yang menjadi pemasukan terbesar Budi Doremi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kendati demikian, pemilik nama asli Syahbudin Syukur bersyukur masih memiliki penghasilan dari karya musiknya yang lain.

"Ya gajian dari digital, digital platform musik," ujarnya ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (17/4/2021).

Bersyukur

Meski tak menjelaskan berapa yang ia dapat, Budi Doremi bersyukur masih bisa mendapatkan pemasukan di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

"Rakyat Indonesia pada umumnya dikasih 100 ribu rupiah alhamdulilah. Dikasih 50 cukup, dikasih 10 ribu dicukup-cukupin," selorohnya.

PP Royalti Musik dan Lagu

Beruntung, saat ini Pemerintah Indonesia mengeluarkan PP Royalti Musik dan Lagu. Dengan peraturan ini, musisi merasa dihargai dan diapresiasi oleh Pemerintah.

"Ya alhamdulillah sudah diapresiasi sama Pemerintah untuk lebih serius lagi ngejagain karya teman-teman," Budi menambahkan.

Jelas

Budi Doremi berharap profesinya sebagai musisi bisa semakin jelas. Ia lantas menceritakan sebuah pengalaman pahit.

"Musisi itu harus memiliki kejelasan dalam profesi. Gue terakhir kredit handphone saja ditolak gara-gara profesinya enggak ada. Lo bayangin deh tapi tetap suruh bayar pajak. Dan kalau enggak bayar tetap diteror," bebernya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Totalitas Dimas Aditya Belajar Bahasa Isyarat dalam 3 Hari demi Film Juminten Edan

Sapto Purnomo, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan