Resensi Film La Famille Belier: Kebesaran Cinta Keluarga Bisu Tuli, Adegan Akhir Bikin Nangis

Anda yang lagi di rumah saja dan punya waktu luang, coba tonton lagi La Famille Belier alias The Belier Family. Kocak sekaligus haru.

Diperbarui 08 Maret 2021, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Presentasi Keresahan Tanpa Suara

Sementara Rodolphe khawatir apa jadinya jika Paula pergi? Siapa yang bisa menerjemahkan maksud mereka saat transaksi di pasar? Konflik psikologis ini diurai dengan beragam ekspresi.

Francois Damiens dan Karin Viard mempresentasikan keresahan ditinggal Paula dengan sangat apik, dari emosi yang tumpah di meja makan hingga pillow talk dengan ujung saling tuding.

Konflik keluarga ini diseimbangkan dengan pertemanan Paula-Mathilde yang unik dan gemasnya cinta pertama. Fokus Eric tampaknya pada interaksi antarkarakter dan alur cerita. Maka tak ada yang istimewa dari aspek teknis seperti sinematografi, editing, maupun artistik.

 

Hidangan Penutup Bikin Mewek

Sepanjang film, akting dan penuturan menjadi daya tarik kunci. Kita bisa menebak dengan mudah ke mana muara cerita berbasis keluarga macam ini. Yang tak disangka, kepintaran Eric menyimpan “hidangan penutup” berupa adegan mengejar waktu dan suasana di ruang audisi.

Paula, gadis penuh impian itu, menyanyikan lagu “Aku Terbang” dari hati terdalam dengan iringan piano. Ayah, ibu, dan adiknya menyimak dari kursi audiens di tribun.

Orangtuaku tersayang, aku pergi…

Aku menyayangi kalian tapi aku pergi,

Malam ini anak kalian tidak ada,

Aku bukan lari melainkan terbang...

 

Yang Bikin Hati Remuk

Orangtua dan adik tak memahami yang dilantun Paula. Namun, kontak mata mereka menandakan kepercayaan soal apapun keputusan yang diambil Paula adalah kebaikan.

Yang bikin hati remuk, saat Paula memutuskan menyanyi sambil menggunakan bahasa isyarat. Ambyar sudah hati penonton. Mata ayah dan ibu Paula berkaca. Saat selesai bernyanyi, mereka berdiri dan berteriak “Bravo, bravo!” meski tak jelas pelafalanannya.

Sungguh, adegan ini tak disangka-sangka menguras hati dan air mata. Masih ada satu adegan lagi yang sebaiknya Anda saksikan sendiri. Sebuah babak pamungkas yang melegakan dan membawa kita pada pemahaman klasik, keluarga adalah segalanya.

 

Simfoni Audiovisual yang Indah

La Famille Belier adalah simfoni audiovisual yang indah. Ia konsisten menuturkan topik. Cerita samping yang mengiringi memperkuat fondasi utama. Akting para pemainnya berada di level prima dan melenakan.

Film ini akan dibuat ulang oleh Apple TV dengan biaya produksi 25 juta dolar AS. Sembari menanti versi anyarnya dibuat, Anda bisa saksikan secara legal La Famille Belier di aplikasi Klik Film atau menyambangi situs resminya.

 

 

Pemain: Louane Emera, Ilian Bergala, Francois Damiens, Karin Viard, Luca Gelberg, Eric Elmosnino, Roxane Duran

Produser: Philippe Rousselet, Eric Jehelmann, Stephanie Bermann

Sutradara: Eric Lartegau

Penulis: Victoria Bedos, Thomas Bidegain, Stanislas Carre de Malberg, Eric Latergau

Produksi: Mars Films, France 2 Cinema

Durasi: 1 jam, 45 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan