Adinia Wirasti Ubah Dialog, Dian Sastrowardoyo: Terasa Lebih Dalam dan Nyelekit Sebenarnya

Film pendek Nougat mempertemukan dua bintang film Ada Apa Dengan Cinta?, yakni Dian Sastrowardoyo dan Adinia Wirasti.

Diterbitkan 11 Januari 2021, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Nougat, film pendek yang disutradarai Dian Sastrowardoyo dirilis di platform digital Bioskop Online mulai 18 Desember 2020. Nougat salah satu dari lima film pendek Quarantine Tales.

Nougat mempertemukan Dian Sastrowardoyo dengan Adinia Wirasti, pemeran Karmen di Ada Apa dengan Cinta?. Berteman selama belasan tahun membuat mereka tak butuh adaptasi saat syuting.

“Langsung satu frekuensi,” ungkap Dian Sastrowardoyo dalam wawancara virtual bersama Showbiz Liputan6.com, baru-baru ini. Karenanya, syuting film Nougat relatif tanpa kendala.

Dandanan Menor Banget

Ia menyebut Adinia Wirasti tak hanya berakting. Aktris peraih dua Piala Citra itu membantu Dian Sastrowardoyo mengartikulasikan dialog dalam skenario menjadi lebih tajam.

Dian mencontohkan karakter Ajeng (Adinia) bertengkar dengan kakaknya yang belakangan tak punya waktu. Giliran ada waktu lalu mengobrol lewat video call dandanannya menor banget.

Lebih Nyelekit Sebenarnya

“Di skrip, dialog Ajeng begini: Mbak, enggak ada yang salah juga sih sama dandanan lo yang sebelumnya. Karena kakaknya komplain, kenapa sih lo enggak suka banget gue dandan lebih bagus, lebih cantik, lebih anggun,” kenangnya.

“Asti menawari aku solusi seperti ini: Boleh enggak gue ganti kayak begini, ya enggak ada yang salah sih sama diri lo yang sebelumnya. Artinya lebih dalam dan berlapis. Lebih nyelekit sebenarnya,” Dian Sastrowardoyo mengakui.

Sumbangsih Cerdas

Baginya, perubahan kata dalam dialog yang diusulkan Adinia Wirasti sumbangsih cerdas. Dian Sastrowardoyo menyimpulkan, aktor hebat, sumbangsihnya juga hebat.

Hal yang sama dilakukan Marissa Anita yang memerankan Ubay dalam Nougat. Sebuah dialog menampilkan Ubay mengomel, “Memangnya lo pikir gue monster enggak punya perasaan?”

Lebih Bermakna dan Mengena

“Sama dia diubah tapi menjadi lebih bermakna dan mengena: Memangnya lo pikir gue robot enggak punya perasaan? Lebih enak,” pelantun “Serenata Jiwa Lara” menyambung.

“Maksud gue, kalau enggak punya Marissa Anita mungkin ia akan terima mentah-mentah dan pakai saja monster. Enggak salah juga sih, tapi (robot) lebih dapat dan gila sih kolaborasinya,” ia mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Richard Lee Merasa Kasusnya Janggal, Harapkan Keadilan Hakim dalam Memutuskan

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan