6 Fase Pahit Reza Artamevia: Dulu Digerebek di Lombok, Kini Dugaan Sabu-Sabu di Jakarta

Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang membelit Reza Artamevia menambah panjang fase pahit dalam kehidupan sang diva.

Diterbitkan 05 September 2020, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Orang bilang, seolah-olah Aa Gatot menghalangi saya comeback. Biarin saja orang berasumsi dengan seolah-olahnya itu,” tepis Reza. “Saya baik-baik saja. Biarkan orang-orang menghabiskan waktu untuk menggunjing saya,” cetusnya ketika kami wawancara, Desember 2014. 

5. Sabu-sabu Jilid 1

Tahun 2016, beredar kabar tak mengenakkan, yakni penggeropyokan aparat di sebuah hotel di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/8/2016). Selain Gatot Brajamusti ada Reza Artamevia di sana yang dinyatakan positif narkoba.

“Waktu awal hasilnya positif, benar. Hari keempat pas kita rehabilitasi hasilnya negatif, itu benar. Kemarin cek darah positif, itu benar. Hari ini cek lagi urine hasilnya negatif, itu benar,” tutur pengacara Reza Artamevia kala itu, Ramdan Alamsyah.

 

6. Sabu-sabu Jilid 2

Tiga tahun terakhir, karier Reza bersinar lagi. Lagu “Berharap Tak Berpisah” viral. Bahkan jadi “lagu kebangsaan” di lantai dansa. Bersama Titi DJ, Reza Artamevia menggelar konser Gemini tahun ini. Siapa sangka, kini ia kembali berurusan dengan aparat.

Sabtu (4/9/2020), beredar kabar Reza Artamevia tersandung narkoba. “Sampai sekarang baru diamankan. (Dia) masih dalam pemeriksaan,” Kombes (Pol) Yusri Yunus menjelaskan. Terkait jenis narkoba yang menyandung Reza, Yusri menjawab ringkas, “Sabu.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan