Sukses

Film Alive Tembus Sejuta Penonton dalam 5 Hari Penayangan

Liputan6.com, Seoul - Film baru Yoo Ah In dan Park Shin Hye, Alive, mengambil pertaruhan yang cukup besar tanggal perilisannya. Film ini mulai tayang 24 Juni lalu, saat jaringan bioskop Korea Selatan mulai pelan-pelan bangkit kembali di tengah wabah Corona Covid-19.

Namun terbukti, Alive mampu menjaring banyak penonton ke bioskop.

Dilansir dari Soompi, Senin (29/6/2020), film tentang zombie ini telah melampaui angka 1 juta penonton. Tepatnya pada 28 Juni pukul 5 sore waktu setempat, Alive berhasil mencatat 1.180.200 penonton dalam lima hari penayangan.

 

2 dari 5 halaman

Dihantam Corona

Pencapaian Alive menarik perhatian publik, karena ini adalah rekor tertinggi jumlah penonton dalam waktu lima hari tayang, setelah pemerintah Korsel menaikkan status waspada pandemi Corona.

Sekadar catatan, seperti banyak negara lain, industri bioskop Korsel juga mendapat hantaman yang keras karena wabah Corona. Dilansir dari Yonhap News, jumlah penonton bioskop pada April turun 92,7 persen ketimbang periode tahun lalu. Diprediksi angka penonton bioskop periode April-Juni pada tahun ini anjlok 74 persen ketimbang masa yang sama pada 2019. 

 

3 dari 5 halaman

500 Ribu dalam 3 Hari

Pada 27 Juni lalu, para pemain Alive sempat melakukan siaran live secara online. Siaran ini sekaligus untuk merayakan jumlah penonton Alive yang menembus 500 ribu orang dalam waktu tiga hari.

4 dari 5 halaman

Energi Baru

Saat diminta komentarnya, Yoo Ah In mengaku pencapaian ini di atas ekspektasinya.

"Belakangan sulit bagi orang untuk pergi ke bioskop. Bioskop kehilangan vitalitasnya, perfilman Korea stagnan, tapi ada lebih banyak orang yang datang menonton [film] kami dibanding yang kami perkirakan. Melihat Anda semua datang dan menghadirkan energi baru, aku pun mendapat energi," kata sang aktor.

5 dari 5 halaman

Wabah Zombie

Alive sendiri berkisah tentang wabah zombie misterius yang mendadak mengguncang Seoul.

Wabah yang datang secara tiba-tiba ini tak dapat dikendalikan, sementara para penghuni kota ini terjebak di apartemen mereka.