4 Perubahan Princess Disney di Era Modern

Tampaknya Princess Disney juga mengalami perubahan zaman.

Diterbitkan 31 Mei 2016, 08:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Merida dalam film animasi besutan Disney, Brave (Pinterest)

Lihat saja, Rapunzel yang tak pernah keluar rumah--harus dikurung di menara--tetap unjuk gigi, berani menghadapi perampok. Lalu, ada Tiana yang berubah menjadi kodok, bersama sang pangeran bertualang mencari penawar kutukannya.

Bahkan, masih ada Merida dalam Brave yang membawa ibunya yang tersihir menjadi beruang ke hutan, mencari penawar. Merida bahkan harus menghadapi sosok ibunya yang mulai berubah ganas.

Sosok para Princess yang lebih berani menunjukkan wanita di era modern yang lebih terbuka. Bahkan, tak malu lagi mengungkapkan kemampuannya.

Tak Egois

Tak Egois

Princess Disney di era modern tak hanya bercerita mengenai kehadiran pangeran berhubah dan berkuda yang akan menyelamatkanya. Para Princess justru lebih memikirkan orang lain yang berharga dalam hidup mereka, seperti orangtua.

Dilansir dari Guardian.co.uk, Merida dalam Brave seolah menjadi tonggak kemunculan Princess Disney yang dianggap tidak egois. Merida berusaha menyelamatkan ibunya yang tersihir menjadi beruang.

Alice bergandengan tangan dengan Mad Hatter

Lalu, Alice dalam Alice Through the Looking Glass mengisahkan tentang perjalanan Alice yang menyelamatkan sahabatnya, Mad Hatter yang ditawan.

Princess Disney Juga Bisa Jadi Pahlawan

Princess Disney Juga Bisa Jadi Pahlawan

Tak perlu menggunakan kekuatan untuk menjadi pahlawan. Lihat saja, Rapunzel yang menggunakan wajah untuk memukul pencuri. Hal itu yang mau ditunjukkan Princess Disney di era modern, menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri.

"Dengan film Brave, Rapunzel, dan Frozen, Disney membuat para Princess bisa menjadi pahlawan. Akhirnya, terlihat para Princess ini menjadi sorotan sebagai tulang punggung," ujar Melissa Silverstein.

Keberanian Rapunzel saat melawan Flynn yang dianggap sebagai pencuri (Pinterest)

"Dengan pembaruan di karakter Disney, menunjukkan wanita dan pria memiliki porsi yang sama di masyarakat. Hal ini yang tak terlihat dalam Disney beberapa dekade lalu."

Princess Disney Bisa Mengeluarkan Pendapat dengan Bebas

Princess Disney Bisa Mengeluarkan Pendapat dengan Bebas

Princess Disney di era modern disebut-sebut terinpirasi dari gerakan feminisme generasi keempat. Dalam film Alice dan Sleeping Beauty, yang dirilis 2014 silam, para Princess seolah lebih bebas bersuara, tak terkekang dengan paradigma masyarakat mengenai `wanita tidak boleh berbicara`.

Alice In the Wonderland

"Princess Disney di era modren mengajarkan anak-anak untuk bebas mengeluarkan pendapat. Mereka juga akan dianggap sebagai contoh baik untuk tak takut akan adanya perubahan," tambah Suzanne Todd, produser film Alice in the Wonderland dan Alice Through the Looking Glass.

p>"Akan sangat membanggakan bisa menciptakan karakter yang membuat penonton sangat bangga. Bahkan, bisa menjadi contoh yang diikuti anak-anak di luar sana," Suzanne Todd menambahkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan