Sukses

Kenang Masa Kecil, Afgan Hampir Nangis di Panggung

Liputan6.com, Bandung - Tindakan tidak menyenangkan yang kerap dirasakan oleh anak-anak sekolah atau biasa disebut dengan di-bully ternyata juga menimpa penyanyi berbakat Indonesia, Afgansyah Reza. Ia mengaku bahwa kenangan pahit itu sangat sulit dilupakan oleh dirinya.

"Pas saya umur 12 tahun, saya super di-bully. Aduh pokoknya nggak enak banget. Rasanya tuh sulit dilupakan walaupun sudah terjadi 10 tahun ke belakang terjadi," ujar Afgan di sela-sela konsernya di Bandung, Sabtu (14/5/2016). Perilaku tidak menyenangkan yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap dirinya tersebut tampaknya begitu membekas di hati Afgan.

Afgan Syahreza (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Beruntung, Afgan memiliki keluarga dan kerabat terdekat yang menguatkannya, sehingga ia dapat menjadi seperti dirinya sekarang. "Untung ada musik dan keluarga yang membangun karakter saya menjadi seperti ini. Jadi, yah... yang lalu dilupain saja," ungkap Afgan.

Untuk mengenang masa kecilnya, Afgan menyanyikan lagu "Childhood" dari Michael Jackson. Lagu yang beritme pelan itu sontak membuat suasana konser menjadi terasa hikmat. Pada layar konser terlihat foto-foto masa kecil Afgan yang menggemaskan.

Suara Afgan yang merdu pun terdengar sedikit bergetar. Tampaknya pria berlesung pipi itu merasa terharu dengan makna yang terdapat dalam lagu tersebut. Usai menyanyikan lagu tersebut, ia pun menghela nafas sambil memegang dadanya. "Sedih ya lagunya," ujar Afgan.

Musisi solois Afgansyah Reza saat mengajak ribuan penonton untuk bernyanyi pada Java Jazz Festival 2016 di Jakarta, Minggu (6/3). Afgan tampil di Java Jazz dengan membawakan lagu 90an. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pembukaan tur Indonesia Afgan yang bertajuk "Sides", di Bandung itu memang telah berakhir. Namun, kemeriahan konser itu seakan belum hilang hingga kini. Bagaimana tidak, berbagai momen tak terlupakan terjadi di area konser yang dipersembahkan Afgan untuk para penggemarnya itu.(Rin/Des)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.