IHSG Berpotensi Melemah, Cermati Rekomendasi Saham 28 Oktober 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 5.185-5.590 pada perdagangan saham Rabu, (28/10/2026). Berikut strategi rekomendasi saham.

Diterbitkan 28 Oktober 2026, 07:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Rabu, (28/10/2026).IHSG hari ini akan turun terbatas ke 5.116-5.180. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG anjlok 1,99% ke 5.266, disertai tekanan jual yang meningkat pada perdagangan saham, Selasa, 27 Oktober 2026.

“Best case, IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v]), sehingga koreksi berpotensi terbatas ke area 5.116-5.180, sebelum kembali menguat,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana

Ia menuturkan, peluang penguatan selanjutnya IHSG di 5.456-5.564. IHSG hari ini akan berada di level support 5.185,4.915 dan level resistance 5.460,5.563 pada Rabu pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpeluang melemah terbatas dengan level support 5.185-5.590.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Buy on Weakness

Saham ADRO menguat 0,41% ke 2.460, disertai volume pembelian. Herditya menuturkan, saat ini, posisi ADRO berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Buy on Weakness: 2.310-2.420

Target Price: 2.570, 2.640

Stoploss: below 2.270

 

2.PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Trading Buy

Saham BUVA terkoreksi 6,38% ke 352, disertai tekanan jual. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 300 sebagai stoplossnya, posisi BUVA saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5.

Trading Buy: 320-352

Target Price: 436, 492

Stoploss: below 300

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) - Buy on Weakness

ERAA menguat 1,79% ke 570, disertai volume pembelian. “Best case, kami perkirakan posisi ERAA sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 520-540

Target Price: 600, 615

Stoploss: below 515

 

4.PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) - Trading Buy

Saham VKTR terkoreksi 6,99% ke 346, dengan tekanan jual yang masih dominan. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 316 sebagai stoplossnya, posisi VKTR masih berada pada bagian dari wave (4) dari wave [C].

Buy on Weakness: 332-338

Target Price: 396, 438

Stoploss: below 316

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.