Platinum Berkah Abadi Lepas 93,36 Juta Saham RGAS

Platinum Berkah Abadi kini memiliki 2,87% saham RGAS setelah aksi jual saham.

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 13:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), perusahaan bergerak di bidang perdagangan besar yakni PT Platinum Berkah Abadi melepas saham RGAS pada 24 Agustus 2026. Aksi penjualan saham RGAS ini dalam rangka merealisasikan investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (28/8/2026), PT Platinum Berkah Abadi melepas 93.362.900 saham dengan harga Rp 207 per saham pada 24 Agustus 2026. Nilai penjualan saham itu mencapai Rp 19,32 miliar.

"Tujuan transaksi realisasi investasi dalam rangka pengelolaan portofolio investasi perseroan dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, ditulis Jumat pekan ini.

Dalam keterbukaan informasi BEI disebutkan Platinum Berkah Abadi merupakan pengendali perseroan dan akan mempertahankan pengendalian.

Setelah transaksi penjualan, Platinum Berkah Abadi mengenggam 41.912.100 saham RGAS atau setara 2,87%. Sebelumnya, Platinum Berkah Abadi memiliki 135.275.000 saham RGAS atau setara 9,27%.

Pada perdagangan saham sesi pertama Jumat pekan ini, saham RGAS turun 14,91% menjadi Rp 194 per saham. Harga saham RGAS dibuka turun menjadi Rp 194 per saham dari sebelumnya Rp 228 per saham. Saham RGAS berada di level tertinggi dan terendah Rp 194 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.654 kali dengan volume perdagangan saham 267.830 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,2 miliar.

Penutupan IHSG pada 27 Agustus 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbang hingga menembus posisi 6.500 pada penutupan perdagangan saham Kamis, (27/8/2026). Akan tetapi, transaksi harian saham hanya di bawah Rp 15 triliun di tengah ada demo 27 Agustus 2026.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,81% menjadi 6.521,75. Indeks saham LQ45 bertambah 1,35% menjadi 641,06. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Kamis pekan, IHSG berada di level tertinggi 6.521,75 dan level terendah 6.376,65. Sebanyak 553 saham menguat. Sementara itu, 96 saham melemah dan 138 saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.972.26 kali dengan volume perdagangan saham 36,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tidak terlalu tinggi. Transaksi harian saham mencapai Rp 13,7 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.741. Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham industri melonjak 3,95%, dan catat lonjakan terbesar. Sektor saham consumer siklikal melambung 3,79% dan sektor saham kesehatan naik 3,76%.

Sementara itu, sektor saham energi menguat 3,2%, sektor saham basic menanjak 2,33%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,56%, sektor saham keuangan melesat 0,79%, sektor saham properti melejit 2,86%. Lalu sektor saham teknologi mendaki 1,18%, sektor saham infrastruktur mendaki 2,83% dan sektor saham transportasi meroket 2,84%.