Morgan Stanley Kini Genggam 5,15% Saham GOTO

Morgan Stanley and Co International Plc membeli saham GOTO pada 21 Agustus 2026.

Diterbitkan 27 Agustus 2026, 15:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Morgan Stanley and Co International Plc menambah kepemilikan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada 21 Agustus 2026. Aksi beli pembelian saham GOTO ini untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (27/8/2026), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk membeli 3.795.863.900 saham GOTO dengan harga Rp 23 per saham dalam dua kali transaksi. GOTO membeli 3.138.522.500 saham GOTO dengan harga Rp 23 per saham sehingga nilainya mencapai Rp 72,18 miliar. Selanjutnya, transaksi lainnya dengan tambahan saham GOTO sebanyak 657.341.400 saham dengan harga Rp 23 sehingga transaksi mencapai Rp 15,11 miliar.

Dengan demikian, nilai pembelian saham GOTO mencapai Rp 87,30 miliar.

"Tujuan investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Dalam keterbukaan informasi BEI juga disebutkan kalau Morgan Stanley bukan pengendali.Setelah transaksi pembelian saham, Morgan Stanley mengenggam 59.368.333.838 saham GOTO atau setara 5,1563%. Sebelumnya, Morgan Stanley memiliki 55.572.469.938 saham GOTO atau setara 4,8267%.

Berdasarkan data RTI, harga saham GOTO ditransaksikan stagnan di Rp 50 per saham. Saham GOTO berada di level tertinggi dan terendah Rp 50 per saham. Total frekuensi perdagangan 821 kali dengan volume perdagangan saham GOTO sebanyak 37.383.296. Nilai transaksi pembelian saham GOTO Rp 91,3 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,31% menjadi 6.490,55. Indeks saham LQ45 menanjak 1,08% menjadi 639,19. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.512,10 dan level terendah 6.376,65. Sebanyak 541 saham menguat sehingga angkat IHSG. 115 saham melemah dan 129 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.699.709 kali dengan volume perdagangan asham 29,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11 triliun.

Saham GOTO Keluar dari Indeks MSCI, Begini Respons Manajemen

Sebelumnya, penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan dua saham emiten Indonesia dari indeks MSCI Global Standard Agustus 2026. Dua saham yang dikeluarkan yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Menanggapi hal itu, Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny menuturkan, pihaknya memperhatikan keputusan MSCI terkait eksklusi GOTO dari indeks sahamnya. Perseroan menilai, keputusan tersebut bersifat teknis dan bukan karena kinerja.

"Kami menyadari ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi banyak pemegang saham kami. Keputusan ini murni bersifat teknis, menyusul harga saham GOTO yang berada di level terendah Rp 50 dan diikuti dengan volume perdagangan yang rendah dan tidak disebabkan oleh kinerja perseroan,” ujar dia dikutip dari keterangan resmi, Kamis, (13/8/2026).

Audrey mengatakan, kinerja perseroan pada kuartal kedua mencatatkan laba bersih dalam dua kuartal berturut-turut. Ini ditunjukkan dari laba bersih mencapai Rp 252 miliar dan pendapatan bersih Rp 5,7 triliun. Ia menuturkan,Earning Before Interest, Tax, Depreciation, and Amortization (EBITDA) grup yang disesuaikan juga meningkat hingga menembus angka Rp 1 triliun untuk pertama kalinya dan tetap on-track untuk mencapai pedoman kinerja tahunan kami dengan EBITDA grup yang disesuaikan Rp 3,2 triliun-Rp 3,4 triliun.

"Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” kata dia.

 

 

MSCI Ungkap Alasan Saham GOTO Keluar dari Indeks

Sebelumnya, penyedia indeks global MSCI Inc merilis hasil tinjauan indeks Agustus 2026. Dari hasil tinjauan itu, MSCI mengeluarkan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes.

Dikutip dari laman MSCI, Kamis, (13/8/2026), MSCI menjelaskan mengenai perlakuan terhadap PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dalam indeks MSCI Global Investable Market sebagai bagian dari tinjauan indeks Agustus 2026.

"Sebagai bagian dari tinjauan indeks Agustus 2026, MSCI akan mengeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (kode sekuritas MSI: 53503.01) dari MSCI Indonesia Investable Market Index menggunakan harga sistem terendah (0,00001 dari mata uang harga sekuritas tersebut),” demikian seperti dikutip dari laman MSCI.

Langkah ini diambil karena ada potensi masalah replikasi indeks yang terkait dengan likuiditas yang sangat rendah. Hal ini terjadi akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp 50 di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2926.

Adapun the MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI) didesain untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi pasar besar, menengah dan kecil di pasar Indonesia yang mencakup sekitar 99% dari kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di Indonesia. Indeks ini merepresentasikan kinerja pasar saham Indonesia yang investable atau layak diinvestasikan dari perspektif investor global.

Di indeks MSCI Global Standard ada penambahan 55 saham dan 92 saham akan dihapus dari MSCI ACWI. Sedangkan di indeks MSCI Global Small Cap, ada tambahan 203 saham dan 261 saham yang terdepak pada indeks MSCI ACWI Small Cap.