Liputan6.com, Jakarta - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) akan membagikan dividen interim tunai tahun buku 2026 sebesar Rp 793,46 miliar. Dividen interim yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp 100 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/8/2026), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 26 Agustus 2026. Perseroan membagikan dividen interim tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,17 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 3,33 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 7,16 triliun.
“Pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 kepada para pemegang saham perseroan ini tidak memberikan dampak secara material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan,” tulis Sekretaris Perusahaan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk, Dinar Primasari dalam keterbukaan informasi BEI.
Advertisement
Berikut jadwal pembagian dividen interim tahun buku 2026:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 3 September 2026
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 4 September 2026
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 7 September 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 8 September 2026
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 7 September 2026, waktu: 16.00.
- Tanggal pembayaran dividen pada 18 September 2026
Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 26 Agustus 2026, harga saham CMRY naik 0,22% menjadi Rp 4.640 per saham. Harga saham CMRY dibuka naik 10 poin menjadi Rp 4.640 per saham. Saham CMRY berada di level tertinggi Rp 4.780 dan terendah Rp 4.620 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.525 kali dengan volume perdagangan saham 28.854 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,5 miliar.
Kinerja Semester I 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
Sebelumnya, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), produsen susu Cimory mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba hingga semester I 2026.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu, (8/8/2026), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk meraup pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp 6,46 triliun. Pendapatan perseroan naik 25,4% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,14 triliun.
Beban pokok penjualan naik 29,08% menjadi Rp 3,66 triliun hingga Juni 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,83 triliun. Seiring hal itu, laba bruto bertambah 21,10% menjadi Rp 2,80 triliun hingga Juni 2026 dari Juni 2025 sebesar Rp 2,31 triliun.
Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp 1,35 triliun hingga semester I 2026 dari semester I 2025 sebesar Rp 1,06 triliun. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 111,48 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 98,82 miliar. Beban lain-lain melonjak menjadi Rp 95,93 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 8,68 miliar.
Dengan demikian, laba usaha naik 9,3% menjadi Rp 1,24 triliun hingga semester I 2026. Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan meraup laba usaha Rp 1,13 triliun.
Advertisement
Aset Perseroan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220932/original/073840600_1668038725-Laporan_Keuangan_5.jpg)
Perseroan mencatat kenaikan pendapatan keuangan menjadi Rp 211,48 miliar hingga Juni 2026 dari Juni 2025 sebesar Rp 102,82 miliar. Perseroan meraup kenaikan laba atas selisih kurs menjadi Rp 19,38 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,44 miliar. Perseroan meraup laba neto entitas asosiasi naik menjadi Rp 2,41 miliar hingga semester I 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,03 miliar.
Perseroan meraup laba periode berjalan melonjak 17,88% menjadi Rp 1,17 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 993,87 miliar. Seiring kinerja itu, perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 147,65 hingga semester I 2026 dari periode semester I 2025 sebesar Rp 125,24.
Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 7,16 triliun hingga Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 6,78 triliun. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp 2,08 triliun hingga Juni 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 1,95 triliun. Aset perseroan naik menjadi Rp 9,24 triliun dari Desember 2025 sebesar Rp 8,74 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 558,05 miliar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3737806/original/026894900_1639896354-cek_fakta_NU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5112171/original/087854200_1738118537-cek_fakta_hotel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407339/original/035374900_1616380567-WhatsApp_Image_2021-03-19_at_14.48.31.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)