IHSG Hari Ini Melonjak 1,5% ke 6.186, Analis Ungkap Pemicunya

Analis menilai, lompatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 1,5% didorong sejumlah faktor pada perdagangan saham Kamis, (30/7/2026).

Diterbitkan 30 Juli 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak perkasa sepanjang perdagangan saham Kamis, (30/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham menghijau dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran 18.081.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup melompat 1,56% ke 6.186,36. Indeks saham LQ45 bertambah 2,03% menjadi 618,85. Seluruh indeks saham acuan menghijau. Pada penutupan perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.186,36 dan terendah 6.106,54. Sebanyak 495 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Namun, 158 saham melemah dan 136 saham diam di tempat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup menguat 1,56% disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan IHSG ini sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa Asia yang juga menguat.

“Dari sisi sentimen, pergerakan IHSG ini didorong oleh emiten perbankan yang beberapa telah rilis kinerja yang cenderung baik, di sisi lain rebound dari IHSG ini terjadi setelah 6 hari berturut-turut bergerak terkoreksi,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.

Total frekuensi perdagangan saham 1.754.645 kali dengan volume perdagangan saham 30,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.081. Seluruh sektor saham menghijau. Pada Kamis pekan ini, sektor saham consumer siklikal naik 2,25%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 2,12%. Sementara itu, sektor saham energi dan properti masing-masing naik 1,87%.

Di sisi lain, sektor saham basic bertambah 1,43%, sektor saham industri melompat 1,54%, sektor saham kesehatan bertambah 1,24%, sektor saham keuangan menanjak 1,43%. Lalu sektor saham teknologi bertambah 0,29%, sektor saham infrastruktur menguat 1,11% dan sektor saham transportasi menguat 1,47%.

 

Gerak Saham

Pada Kamis pekan ini, saham CPRO ditutup stagnan di Rp 50 per saham. Harga saham CPRO berada di level tertinggi Rp 51 dan terendah Rp 50 per saham. Total frekuensi perdagangan 481 kali dengan volume perdagangan saham 210.556 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,1 miliar.

Harga saham SINI menguat 2,14% menjadi Rp 7.150 per saham. Harga saham SINI dibuka naik Rp 50 menjadi Rp 7.050 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 7.000 per saham. Harga saham SINI berada di level tertinggi Rp 7.175 dan terendah Rp 7.050 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 406 kali dengan volume perdagangan saham 9.330 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,6 miliar.

Harga saham BUMI menanjak 1,89% menjadi Rp 162 per saham. Harga saham BUMI dibuka naik menjadi Rp 162 dari penutupan sebelumnya Rp 159 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 164 dan terendah Rp 158 per saham. Total frekuensi perdagangan 36.041 kali dengan volume perdagangan saham 22.303.852 saham. Nilai transaksi harian Rp 362,7 miliar.

Harga saham BBNI menanjak 2,6% menjadi Rp 3.550 per saham. Harga saham BBNI dibuka naik 10 poin menjadi Rp 3.470 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 3.550 dan terendah Rp 3.460 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.891 kali dengan volume perdagangan saham 424.967 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 149,9 miliar.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • IHSG Hari Ini
  • Sektor Saham
  • Perdagangan Saham