Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas pada perdagangan saham Selasa, (28/7/2026). Area koreksi IHSG hari ini yang perlu dicermati di 6.074-6.146. Lalu apa saja strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melanjutkan penurunan sebesar 0,17% ke 6.185, dan masih didominasi tekanan jual dengan volume yang mengecil pada perdagangan saham Senin, 27 Juli 2026. Pergerakan IHSG pun masih berada di moving average (MA) 60 harian.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave © dari wave [iv]. Ia mengatakan, untuk mencermati area IHSG di 6.074-6.146 sebagai area koreksinya. “Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6.262-6.299,” kata Herditya dalam catatannya.
Advertisement
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.111,6.007 dan level resistance di 6.599,6.705 pada Selasa pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.110-6.380.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Trading Buy
Saham HRTA menguat 0,52% ke 1.930 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Herditya menuturkan, selama HRTA masih mampu berada di atas 1.865 sebagai stoplossnya, posisi HRTA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a].
Trading Buy: 1.885-1.920
Target Price: 2.040, 2.150
Stoploss: below 1.865
Rekomendasi Teknikal Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness
Saham INDY menguat 6,48% ke 2.630 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA60. “Kami memperkirakan, posisi INDY saat ini berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (A),” kata Herditya.
Buy on Weakness: 2.530-2.590
Target Price: 2.760, 2.890
Stoploss: below 2.450
3.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) - Buy on Weakness
Saham PGEO menguat 3,55% ke 1.020 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan PGEO pun masih mampu berada di atas MA20. “Saat ini, posisi PGEO diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i] dari wave 3,” kata dia.
Buy on Weakness: 935-975
Target Price: 1.055, 1.110
Stoploss: below 900
4.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Trading Buy
Saham WIFI menguat 3,61% ke 2.010 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA60.
“Selama masih mampu berada di atas 1.940 sebagai area stoplossnya, posisi WIFI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1,” kata Herditya.
Trading Buy: 1.975-2.000
Target Price: 2.080, 2.270
Stoploss: below 1.940
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Advertisement
Penutupan IHSG pada 27 Juli 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada penutupan perdagangan saham Senin, (27/7/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tembus 18.000.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun tipis 0,17% menjadi 6.185,78. Indeks saham LQ45 merosot 0,36% ke 612,55. Mayoritas indeks saham acuan tertekan.
Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menuturkan, IHSG dipengaruhi sentimen global dari domestik. Dari domestik, sentimen IHSG terbesar dari meningkatnya ketidakpastian setelah pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
"Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran mengenai arah kebijakan moneter dan independensi bank sentral, sehingga menekan rupiah dan mendorong investor asing mengurangi eksposur pada aset domestik,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.
Di sisi lain, Nafan mengatakan, investor juga masih mencermati musim laporan keuangan semester I 2026 untuk menilai apakah kinerja emiten mampu menopang valuasi pasar.
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
Dari sisi global, ia mengatakan, harapan pasar terhadap proyeksi kelanjutan pemangkasan atau penahanan suku bunga acuan oleh the Federal Reserve (the Fed) terus memicu volatilitas pada imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. “Kondisi ini secara langsung memengaruhi sentimen investor institusi global terhadap pasar negara berkembang,” kata dia.
IHSG berada di level tertinggi 6.219,41 dan level terendah 6.144,27. Sebanyak 341 saham melemah sehingga bebani IHSG. 307 saham menguat dan 147 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.818.403 kali dengan volume perdagangan saham 27,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.005.
Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham industri naik 0,68%, sektor saham keuangan bertambah 0,43% dan sektor saham teknologi mendaki 0,31%.
Sementara itu, sektor saham infrastruktur terpangkas 1,25%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 0,48%, sektor saham basic susut 0,40%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,39%.
Selanjutnya, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,08%, sektor saham kesehatan terperosok 0,60%, sektor saham properti tergelincir 0,82%, dan sektor saham transportasi melemah 0,02%.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308316/original/080408800_1785136454-cek_fakta_-_penggerak_HAM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261661/original/081518200_1781753179-AP26168677143684.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008991/original/022280300_1577703437-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008991/original/022280300_1577703437-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)